Addin Mustofa Kamal
Universitas Islam Nusantara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kepemimpinan Profetik dan Nilai Kebangsaan: Strategi Mitigasi Krisis Kolaborasi dan Resistensi Organisasional di Madrasah Ahmad Sukandar; Deding Ishak; Addin Mustofa Kamal; Resvitasari Resvitasari; Faridah Faridah
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol. 11 No. 1 (2026): SAP
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v11i1.1834

Abstract

Madrasas, as Islamic educational institutions, face various internal challenges, particularly related to weak collaboration among members of the madrasa community, low participation in decision-making, and the emergence of resistance to leadership policies. These conditions are often influenced by leadership styles that do not fully integrate moral, spiritual, and national values ​​in a balanced manner. This study aims to position prophetic leadership based on prophetic values ​​as an ethical and practical framework for developing humanistic and transformative madrasa leadership. These values ​​are combined with national values, particularly religious moderation, in an effort to foster an inclusive, tolerant, and collaborative attitude in madrasa organizational management. This research uses a qualitative approach with a case study design, aiming to gain an in-depth understanding of the internal leadership dynamics in madrasas and efforts to mitigate the crisis of collaboration and organizational resistance. The results indicate that the crisis of collaboration and organizational resistance in madrasas can be minimized through the implementation of consistent, transparent, and participatory prophetic leadership, oriented toward the value of religious moderation. The integration of Islamic values ​​and nationalism has been proven to strengthen the trust of madrasa communities, improve internal communication, and build a harmonious work culture.
Analisis Surat Al Kahfi Ayat 70 Persfektif Relasi Guru dan Murid Dalam Kajian Tafsir Ayat dan Hadits Addin Mustofa Kamal; Resvitasari; Badruzzaman M Yunus; Abdul Holik
Akhlak: Journal of Education Behavior and Religious Ethics Vol. 2 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jebg.v2i2.1300

Abstract

Relasi guru dan murid dalam pendidikan Islam tidak hanya dipahami sebagai hubungan transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai ikatan ruhani yang sarat dengan nilai-nilai keikhlasan, adab, keteladanan, dan keberkahan. Dalam perspektif Al-Qur’an, hubungan tersebut tercermin dalam kisah-kisah edukatif seperti interaksi Nabi Musa dan Khidir yang mengandung makna kesabaran, kerendahan hati, serta penghormatan terhadap otoritas keilmuan. Sementara itu, dalam hadits Nabi, banyak dijelaskan keutamaan guru sebagai pewaris para nabi dan pentingnya adab murid dalam menuntut ilmu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research), yang berfokus pada analisis terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits-hadits yang relevan, serta penafsiran para ulama dalam menjelaskan konsep relasi edukatif yang bernilai spiritual. Hasil kajian menunjukkan bahwa dimensi spiritual dalam hubungan guru dan murid mencakup beberapa aspek utama, yaitu niat yang ikhlas dalam proses pembelajaran, penghormatan terhadap guru sebagai pembimbing ruhani, keteladanan guru dalam perilaku dan akhlak, serta kesungguhan murid dalam mengamalkan ilmu. Dimensi ini menjadi fondasi penting dalam membentuk proses pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembinaan karakter dan kedalaman spiritual.