Kawasan Ruko Permata Junction Jababeka menghadapi tantangan pengelolaan parkir yang tidak teratur, kurangnya marka, dan risiko keselamatan yang tinggi meskipun memiliki tingkat okupansi lahan mencapai lebih dari 90%. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi eksisting, merancang tata letak parkir yang optimal, serta mengimplementasikan prinsip Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke (5S) dalam pengelolaan parkir. Metode pelaksanaan dilakukan secara sistematis meliputi tahap sosialisasi, pelatihan partisipatif bagi staf parkir, penerapan teknologi berupa rekayasa tata letak (layout engineering) dan visual management, serta diakhiri dengan pendampingan dan evaluasi berkala. Hasil implementasi menunjukkan adanya peningkatan kapasitas parkir sebesar 20–30% melalui penataan ulang, pengurangan waktu pencarian tempat parkir hingga 40%, serta penurunan potensi kecelakaan kerja berkat adanya zonasi kendaraan dan jalur pedestrian yang jelas. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman staf pengelola parkir dalam menjalankan standar operasional prosedur yang baru. Harapan dari pengabdian ini terkait revitalisasi sistem parkir melalui prinsip 5S efektif dalam meningkatkan efisiensi operasional, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengguna serta pelaku usaha, sekaligus mampu membentuk budaya disiplin yang berkelanjutan di lingkungan kawasan komersial.