Braam Delfian
Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Aplikasi Manajemen Persediaan Spare Parts untuk Periodic Maintenance Alat Berat menggunakan Metode Min-Max Stock di PT Bima Semarang Ahmad Ali Hafiz; Widia - Setiawan; Nugroho Santoso; Braam Delfian
Jurnal Material Teknologi Proses Vol 3, No 1: Mei 2026
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmtp.118627

Abstract

Keberhasilan operasional perusahaan sangat bergantung pada efektivitas manajemen persediaan, terutama dalam pengadaan barang dan jasa. PT. BIMA Semarang, sebagai perusahaan yang bergerak di bidang engineering services, menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan spare parts untuk periodic maintenance reach stacker Kalmar DRU 400-450. Selama periode magang empat bulan, ditemukan adanya ketidakseimbangan antara permintaan dan ketersediaan spare parts, dengan tingkat pemenuhan hanya 95,7%. Kekurangan ini berdampak pada potensi terganggunya operasional dan efisiensi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas manajemen persediaan dengan merancang aplikasi manajemen persediaan dengan menerapkan metode min-max stock guna menentukan titik minimal, safety stock, reorder point, dan titik maksimal persediaan. Penelitian ini menghasilkan aplikasi yang mampu menentukan pengendalian persediaan spare parts dengan menggunakan metode min-max stock, yaitu bisa menentukan nilai maksimum dari sebuah persediaan, nilai reorder point yang berfungsi untuk menentukan kapan dilakukannya pemesanan ulang, dan nilai safety stock yang berfungsi sebagai cadangan spare parts. Dengan adanya aplikasi ini ketersediaan spare parts dapat mencapai 100%, mengurangi risiko stockout, serta meningkatkan efisiensi pemeliharaan dan kepuasan pelanggan.
Perancangan Welding Jig untuk Frame Becak Kayuh Listrik Pariwisata (BEKALISTA) Yogyakarta Wenang Raya Pinasthika; Braam Delfian; Nugroho Santoso; Widia Setiawan
Jurnal Material Teknologi Proses Vol 3, No 1: Mei 2026
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmtp.119756

Abstract

Perkembangan teknologi transportasi ramah lingkungan mendorong pengembangan kendaraan listrik ringan untuk sektor pariwisata, salah satunya Becak Kayuh Listrik Pariwisata (BEKALISTA). Proses pengelasan frame kendaraan memerlukan ketepatan posisi dan kestabilan benda kerja agar kualitas sambungan las tetap baik. Penelitian ini bertujuan merancang welding jig untuk frame BEKALISTA menggunakan perangkat lunak CAD serta melakukan analisis kekuatan struktur untuk memastikan keamanan dan kestabilannya selama proses pengelasan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode perancangan dengan tahapan observasi, studi literatur, pengumpulan data dimensi frame, pembuatan model tiga dimensi menggunakan SolidWorks, serta analisis struktur. Analisis dilakukan terhadap parameter tegangan, deformasi, dan safety factor pada jig frame depan, frame belakang, serta frame ornament. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain welding jig berhasil dibuat sesuai geometri frame BEKALISTA dan mampu menahan pembebanan yang diberikan dengan aman. Nilai tegangan masih berada di bawah batas luluh material, deformasi relatif kecil, serta safety factor berada di atas batas aman penggunaan. Welding jig yang dirancang dinyatakan layak digunakan untuk mendukung proses pengelasan agar lebih presisi, stabil, dan konsisten.
Analisis Kerusakan Swing Machinery Excavator Kelas 125 Ton menggunakan Metode Root Cause Analysis Abednego Sumarsono; Widia Setiawan; Nugroho Santoso; Harjono Harjono; Braam Delfian
Jurnal Material Teknologi Proses Vol 3, No 1: Mei 2026
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmtp.122593

Abstract

This study investigates the premature failure of swing machinery in a post-rebuild 125-ton excavator using a Root Cause Analysis (RCA) approach. The unit operated for only 3,642 service hours (HM), far below the fleet average of 18,872 HM. Three analytical methods were applied: Ishikawa Diagram, 5 Whys, and Fault Tree Analysis (FTA). Findings reveal that the failure originated from three interacting factors. First, swing bearing clearance was installed at 3.4 mm, exceeding the allowable range of 0.5–2 mm. Second, the excessive clearance caused misalignment between the pinion shaft gear and swing circle, producing edge loading and uneven load distribution across the contact surface. Third, repeated jack swing actions at the same position without component disassembly further concentrated the load. The progressive interaction of these factors triggered concentrated chipping, shaft deflection, and ultimately torsional fatigue fracture. Lubrication and contamination were eliminated as contributing causes, as oil analysis program data confirmed normal conditions throughout the operating period. This study highlights the critical importance of strict adherence to installation standards and proper operational response procedures in preventing premature failure of post-rebuild components.