Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGGUNAAN TERMINOLOGI GAME ONLINE DALAM BAHASA LISAN GENERASI ALPHA Salsa Rutanti; Carissa Noverina; Nabila Zahratun Nisa; Indah Nurmahanani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58765

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan maraknya game online mendorong munculnya variasi bahasa baru pada Generasi Alpha, termasuk dalam komunikasi lisan sehari-hari. Namun, kajian mengenai penggunaan terminologi game online pada anak usia sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk terminologi game online, menganalisis makna kontekstualnya, serta menjelaskan fungsi sosial penggunaannya dalam komunikasi lisan anak. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif analitik. Subjek penelitian adalah siswa kelas III sekolah dasar (usia 8–9 tahun) yang aktif menggunakan istilah game dalam interaksi sehari-hari. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan perspektif sosiolinguistik dan konsep neologisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa istilah seperti sigma, rizz, sus, NPC, GOAT, dan slay digunakan secara aktif dalam komunikasi lisan di luar konteks permainan. Secara linguistik, istilah tersebut terbentuk melalui proses neologisme, seperti peminjaman, akronim, pemendekan, dan pergeseran makna. Secara sosiolinguistik, penggunaannya berfungsi untuk membentuk identitas, mengekspresikan emosi, membangun solidaritas, serta meningkatkan efisiensi komunikasi. Selain itu, makna istilah bersifat kontekstual dan dibentuk melalui interaksi sosial antarpenutur. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa gamer merupakan variasi bahasa yang dinamis dan terintegrasi dalam praktik komunikasi Generasi Alpha. Penelitian ini menegaskan bahwa pengaruh budaya digital tidak hanya menghasilkan kosakata baru, tetapi juga membentuk pola makna dan fungsi sosial bahasa dalam kehidupan sehari-hari anak.
PERAN PEMBELAJARAN SENI MUSIK DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF DAN KARAKTER SISWA SEKOLAH DASAR Alpita Noviyanti; Nabila Wanda Yusela; Nabila Zahratun Nisa; Rufaidah Muti’ah; Sabrina Jelita; Teten Ginanjar Rahayu
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 9 No. 2 (2026): Vol. 9 No. 2 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v9i2.58767

Abstract

Pembelajaran seni musik di sekolah dasar memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan kognitif dan pembentukan karakter siswa. Namun, dalam praktiknya pembelajaran seni musik masih sering dipandang sebagai mata pelajaran pelengkap sehingga pemanfaatannya belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran seni musik dalam meningkatkan perkembangan kognitif dan karakter siswa sekolah dasar serta mengkaji keterkaitan kedua aspek tersebut dalam proses pembelajaran yang terpadu. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengumpulkan artikel melalui database Google Scholar dan Crossref menggunakan bantuan aplikasi Publish or Perish (PoP). Proses seleksi dilakukan melalui tahap identifikasi, screening, dan evaluasi teks lengkap sehingga diperoleh sembilan artikel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni musik mampu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan pemecahan masalah siswa. Selain itu, pembelajaran seni musik juga berperan dalam membentuk karakter seperti disiplin, tanggung jawab, kerjasama, toleransi, percaya diri, dan kemampuan mengelola emosi. Oleh karena itu, pembelajaran seni musik perlu dioptimalkan melalui strategi yang inovatif dan kontekstual agar mampu mendukung perkembangan siswa secara holistik sesuai dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.