Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH METODE BRAINSTORMING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI DASAR MENDESKRIPSIKAN PENCEMARAN DAN PERUBAHAN LINGKUNGAN DI KELAS X SMA KARYA TANI AJAMU Boru Gultom, Halimah Sakdiah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 1, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2015
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v1i2.1221

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode Brainstorming terhadap hasil belajar siswa pada pengajaran Pencemaran dan Perubahan Lingkungan di Kelas X SMA Karya Tani Ajamu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik SMA Karya Tani Ajamu dengan jumlah keseluruhan adalah 3 kelas siswa dengan jumlah siswa sebanyak 104 orang. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas yaitu kelas X1 dan Kelas X2. Kelas X1 dengan jumlah siswa sebanyak 36 orang sebagai kelas eksperimen dan X2 dengan jumlah siswa 34 orang sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode pembelajaran Brainstorming memberi pengaruh yang besar dibandingan dengan metode konvensional terhadap hasil belajar biologi siswa di Kelas X SMA Karya Tani Ajamu terlihat dari perbedaan thitung dengan ttable yang menunjukkan bahwa thitung (5,43) ˃ ttable (1,997). Dengan demikian maka H0 yang menyatakan bahwa tidak ada pengaruh metode Brainstorming terhadap hasil belajar siswa ditolak dan Ha yang menyatakan bahwa terhadap pengaruh metode Brainstorming terhadap hasil belajar siswa diterima yaitu pada taraf signifikan 5%.
PERBANDINGAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DENGAN SCRAMBEL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS X SMA NEGERI 1 AEK NATAS Boru Gultom, Halimah Sakdiah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 3, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Agustus 2017
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v3i2.1125

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Perbandingan Model Pembelajaran
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATERI POKOK HUBUNGAN KOMPONEN EKOSISTEM DI KELAS X SMA NEGERI 1 KAMPUNG RAKYAT KABUPATEN LABUHAN BATU SELATAN Boru Gultom, Halimah Sakdiah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 1, No 1: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus Februari 2015
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v1i1.1229

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui (1) Penggunaan media gambar pada materi pokok hubungan komponen ekosistem di kelas X SMA Negeri 1. (2) Pengaruh media gambar pada materi pokok hubungan komponen ekosistem di kelas X SMA Negeri 1 Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan terhadap hasil belajar siswa . Penelitian ini dilaksanakan pada Mei di semester genap kelas X SMA Negeri 1 Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Sampel penelitian adalah siswa kelas X-1 SMA Negeri 1 Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan sebagai kelas eksperimen dan sebagai kelas kontrol X-2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media gambar pada materi pokok hubungan komponen ekosistem di kelas X SMA Negeri 1 Kampung Rakyat Kabupaten Labuhanbatu Selatan terhadap hasil belajar yang dilakukan di kelas eksperimen, maka didapatkan hasil rata-rata perhitungan pretes kelas nilai tertinggi 80 dan nilai terendah 40, untuk postes nilai tertinggi 90 dan terendah 55. Peningkatan rata-rata pretes dan postes adalh 11,33, itu membuktikan bahwa kelas eksperimen yang dikenai penggunaan media gambar, hasil belajar yang diperoleh lebih baik dibanding dengan yang tidak dikenai penggunaan media gambar. Sedangkan hasil penelitian dengan analisis data yang dilakukan dengan teknik uji hipotesis dua sampel berpasangan (Pired sampel T-Test) diketahui bahwa nilai t adalah -8,973 dengan probabilitas signifikan 0,000 < 0,05. Berdasarkan hasil uji-t dan nilai signifikan 0,00 < 0,05, maka terdapat perbedaan yang signifikan pada pembelajaran dengan media gambar dari pada pembelajaran dengan konvensional. Berdasarkan selisih hasil rata-rata nilai postest (sesudah perlakuan) dan pretest (sebelum perlakuan), serta hasil analisis dengan teknik uji hipotesis dua sampel berpasangan (Paired sampel T-Test) maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran biologi SMA Negeri 1 Kampung Rakyat semester genap.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Preview Question Read Reflect Recite Review (PQ4R) Terhadap Hasil Belajar Pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Di Kelas XI SMA Negeri 1 Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu Boru Gultom, Halimah Sakdiah; Ritonga, Nurhakima; Sari, Novi Fitriandika
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 5, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v5i2.1333

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Strategi Pembelajaran Preview Question Read Reflect Recite Review (PQ4R) terhadap hasil belajar siswa pada materi pokok sistem ekskresi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 1 Bilah Hulu Kabupaten Labuhan Batu. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest–posttest control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 30 siswa kelas XI IPA1 sebagai kelas eksperimen dan 30 siswa kelas XI IPA2 sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes hasil belajar berupa tes objektif pilihan ganda yang telah diuji keabsahannya. Pengujian statistik dari kedua kelas tersebut menggunakan uji-t, diperoleh hasil t hitung sebesar 4,958 dan t tabel 2,045. Hal ini menunjukkan bahwa thit > ttab(4,958 > 2,045) sehingga H0ditolak pada taraf signifikan α = 0.05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh strategi PQ4R terhadap hasil belajar siswa pada konsep sistem ekskresi
Analisis Kesulitan Belajar Siswa SMP Negeri Se-Kecamatan Medan Kota Pada Materi Biologi Melalui Peta Konsep Dan Angket Sari, Novi Fitriandika; Ritonga, Nurhakima; Boru Gultom, Halimah Sakdiah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 5, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v5i2.1331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kesulitan Belajar Siswa Materi Biologi Berdasarkan Peta Konsep dan Angket di SMP Negeri se-Kecamatan Medan Kota. Penelitian ini bersifat deskriptif, populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi  kelas VII yang memiliki nilai tidak tuntas pada materi biologi (nilai di bawah 65) yang tersebar di lima SMP Negeri se-Kecamatan Medan Kota, antara lain SMP Negeri 3 Medan, SMP Negeri 4 Medan, SMP Negeri 6 Medan, SMP Negeri 8 Medan dan SMP Negeri 12 Medan. Teknik penarikan sampel yaitu digunakan teknik sampel total berdasarkan ketidaktuntasan siswa pada materi biologi. Teknik pengumpulan data adalah menggunakan instrumen peta konsep dan angket. Hasil penelitian berdasarkan persentase peta konsep dan angket menunjukkan bahwa,  kesulitan belajar siswa pada materi IPA Biologi sub materi pemberian nama ilmiah melalui peta konsep kategori tinggi (66,47%)  dan angket kategori kesulitan sangat tinggi (96,47%), hubungan sel-jaringan melalui peta konsep kategori tinggi (66,23%) dan angket kesulitan belajar kategori sangat tinggi (90,35%), keanekaragaman tingkat jaringan melalui peta konsep dengan kategori tinggi (62,80%) dan angket kesulitan belajar kategori sangat tinggi (86,97%), bagian-bagian sel melalui peta konsep cukup tinggi (60,84%) dan angket kesulitan belajar dengan kategori sangat tinggi (84,12%). Hal ini didukung pula oleh faktor-faktor penyebab kesulitan belajar siswa yaitu, kesulitan memahami buku pegangan sekolah (35,76%), penjelasan guru kurang dapat dipahami (25,55%), terlalu banyak bahasa latin  yang tidak dimengerti (15,33%), kurangnya media pembelajaran (10,22%), materi terkesan bersifat abstrak (7,30%) dan kurangnya buku sumber lain (5,84%).
Efektifitas Pembelajaran Berbasis Masalah Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Sistem Gerak Pada Tumbuhan Ritonga, Nurhakima; Sari, Novi Fitriandika; Boru Gultom, Halimah Sakdiah
JURNAL PEMBELAJARAN DAN BIOLOGI NUKLEUS Vol 5, No 2: Jurnal Pembelajaran Dan Biologi Nukleus September 2019
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpbn.v5i2.1329

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penggunaan metode Pembelajaran berbasis masalah pada Mengindentifikasi Macam-Macam Gerak pada Tumbuhan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IPA-1 SMAN 1 Panai Tengah sebanyak 4 kelas. Sampel penelitian diambil satu kelas yaitu kelas XI. Pengambilan sampel dipilih secara Random/Acak. Hasil penelitian diperoleh rata-rata ketuntasan belajar siswa setelah ujian  pre-tes 44.82 % Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan awal siswa rendah. Berdasarkan hasil uji post tes nilai hasil belajar siswa diperoleh sebesar 89.65%. Hal ini menunjukkan bahwa kelas adanya peningkatan Rata-rata keaktifan siswa sebesar 44.83 %, Hal ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan metode Pembelajaran berbasis masalah lebih dapat meningkatkan aktivitas siswa. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa pembelajaran materi Mengindentifikasi Macam-Macam Gerak pada Tumbuhan pada siswa Kelas XI IPA-1 SMAN 1 Panai  Tengah dengan menggunakan metode Pembelajaran berbasis masalah lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa dibandingkan dengan pembelajaran yang menggunakan metode konvensional. Hal ini ditunjukkan dengan tercapainya kompetensi dasar materi Mengindentifikasi Macam-Macam Gerak pada Tumbuhan pada siswa Kelas XI IPA-1 SMAN 1 Panai  Tengah Saran yang diberikan adalah penerapan metode Pembelajaran berbasis masalah perlu dikembangkan pada konsep lain yang mempunyai permasalahan yang sama