p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sehat Masada
Oktarina Sri Iriani
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS AKUPRESUR PADA TITIK PERIKARDIUM 6 (PC6) DAN ZU SAN LI (ST36) DALAM MENGATASI INTENSITAS MUAL MUNTAH PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI KLINIK AMI MEDIKA KABUPATEN SUKABUMI Yeti Hernawati; Agustin Yuniava Sidiq; ida suryani; Oktarina Sri Iriani
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 2 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mual muntah pada trimester I kehamilan merupakan keluhan yang sering dialami ibu hamil dan dapat mengganggu aktivitas serta status gizi ibu. Salah satu intervensi untuk mengatasi mual muntah adalah dengan akupresur. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas akupresur pada titik PC6 dan ST36 dalam mengatasi intensitas mual muntah pada ibu hamil trimester I di Klinik Ami Medika Kabupaten Sukabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan Pretest–Posttest Two Group Design. Sampel terdiri dari 30 responden ibu hamil trimester I yang mengalami mual muntah dan dibagi menjadi dua kelompok perlakuan, yaitu 15 responden pada kelompok akupresur PC6 dan 15 responden pada kelompok akupresur ST36. Intensitas mual muntah diukur menggunakan skala Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea (PUQE) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian terhadap perbandingan efektivitas akupresure PC6 dan ST36 sama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil Trimester I (P=0,000). Namun, pada rata-rata penurunan dan rentang nilai Confidence Interval, titik PC6 menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi (CI 95%: 4,660-7,340) dibandingkan dengan titik ST36 (CI 95%: 4,644-6,356). Hal ini menunjukkan bahwa intervensi akupresure titik PC6 lebih efektif dalam menurunkan mual muntah pada ibu hamil trimester I dibandingkan dengan titik ST36. Disarankan tenaga kesehatan dapat mengajarkan teknik akupresur ini sebagai upaya nonfarmakologis dalam menangani keluhan mual muntah pada kehamilan.
EFEKTIFITAS PENGGUNAAN AROMATERAPI LAVENDER TERHADAP TINGKAT NYERI PADA IBU BERSALIN KALA I FASE AKTIF DI PUSKESMAS BANJARWANGI KABUPATEN GARUT Oktarina Sri Iriani; Seni Putri Agustiani; Mira Meliyanti; Dian Purnama Sari
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 2 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38037/jsm.v20i2.615

Abstract

Nyeri pada saat persalinan merupakan hal fisiologis yang dialami oleh ibu bersalin, yang disebabkan oleh kontraksi pada uterus. Nyeri persalinan jika tidak ditatalaksana dengan baik akan berdampak pada menurunnya kontraksi uterus, persalinan lama, bahkan gawat janin. Aromaterapi lavender merupakan salah satu metode non-farmakologi yang bermanfaat untuk mengurangi rasa nyeri, merilekskan pikiran, menurunkan ketegangan dan kecemasan serta memberi ketenangan pada ibu bersalin. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektifitas pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif di Puskesmas Banjarwangi Kabupaten Garut tahun 2026. Rancangan penelitian adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel 32 orang ibu bersalin kala I fase aktif dengan teknik pengambilan consecutive sampling. Analisa data secara univariat dan bivariat, menggunakan uji Wilcoxon untuk melihat efektifitas pemberian aromaterapi lavender terhadap tingkat nyeri pada ibu bersalin kala I fase aktif. Hasil penelitian menunjukkan tingkat nyeri ibu bersalin sebelum diberikan aromaterapi lavender sebagian besar berada pada kategori nyeri sedang, yaitu sebanyak 28 responden (87,5%), sedangkan 4 responden (12,5%) mengalami nyeri berat. Tingkat nyeri setelah diberikan aromaterapi lavender menunjukkan adanya penurunan intensitas nyeri, di mana sebagian besar responden mengalami nyeri sedang sebanyak 21 responden (65,6%) dan nyeri ringan sebanyak 11 responden (34,4%). Hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p-value < 0,001 (< 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat nyeri sebelum dan sesudah pemberian aromaterapi lavender. Kesimpulannya, pemberian aromaterapi lavender terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri persalinan kala I fase aktif.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA BALITA BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUNYING KABUPATEN BANDUNG Maya Indriati; Ida Suryani; Oktarina Sri Iriani
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah gizi di Indonesia meliputi, gizi kurang (stunting, wasting, underweight). Pemerintah melakukan penanggulangan masalah gizi balita yaitu dengan cara pemberian makanan tambahan (PMT), sosialisasi, kelas ibu hamil, dan pos gizi. Puskesmas Cibeunying salah satu puskesmas yang mengikuti program pemerintah untuk pemberian makanan tambahan lokal pada balita beresiko stunting. Berdasarkan data puskesmas bulan Juni 2024 terdapat 75 balita beresiko stunting yang diberikan PMT selama 56 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian makanan tambahan lokal terhadap kenaikan berat badan dan tinggi badan pada balita beresiko stunting. Pengambilan data dimulai pada tanggal 10 Februari sampai 30 Maret 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 75 balita. Data kemudian dianalisa menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan hasil nilai p value ≤ 0.05. Hasil uji statistik menunjukan terdapat efektivitas pemberian makanan tambahan lokal terhadap kenaikan berat badan dan tinggi badan balita beresiko stunting dengan nilai p value 0.000<0.05.
EFEKTIVITAS PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN LOKAL TERHADAP KENAIKAN BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN PADA BALITA BERESIKO STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIBEUNYING KABUPATEN BANDUNG Maya Indriati; Ida Suryani; Oktarina Sri Iriani
Jurnal Sehat Masada Vol 20 No 2 (2026): Jurnal Sehat Masada
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah gizi di Indonesia meliputi, gizi kurang (stunting, wasting, underweight). Pemerintah melakukan penanggulangan masalah gizi balita yaitu dengan cara pemberian makanan tambahan (PMT), sosialisasi, kelas ibu hamil, dan pos gizi. Puskesmas Cibeunying salah satu puskesmas yang mengikuti program pemerintah untuk pemberian makanan tambahan lokal pada balita beresiko stunting. Berdasarkan data puskesmas bulan Juni 2024 terdapat 75 balita beresiko stunting yang diberikan PMT selama 56 hari. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas pemberian makanan tambahan lokal terhadap kenaikan berat badan dan tinggi badan pada balita beresiko stunting. Pengambilan data dimulai pada tanggal 10 Februari sampai 30 Maret 2025. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional Kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 75 balita. Data kemudian dianalisa menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test dengan hasil nilai p value ≤ 0.05. Hasil uji statistik menunjukan terdapat efektivitas pemberian makanan tambahan lokal terhadap kenaikan berat badan dan tinggi badan balita beresiko stunting dengan nilai p value 0.000<0.05.