Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Pencegahan HIV/AIDS Di Kabupaten Biak Provinsi Papua Aswar, Sophian
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1075

Abstract

Latar Belakang: HIV/AIDS masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, terutama pada kelompok remaja yang rentan terhadap perilaku berisiko. Rendahnya pengetahuan dan sikap yang kurang tepat mengenai pencegahan HIV/AIDS menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penularan. Edukasi kesehatan merupakan salah satu strategi promotif yang efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif terhadap pencegahan HIV/AIDS. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja di Kabupaten Biak. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest design. Sampel penelitian berjumlah 55 remaja berusia 16–19 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi edukasi kesehatan. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dan sikap setelah diberikan edukasi kesehatan. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah edukasi kesehatan. Kesimpulan: Edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap pencegahan HIV/AIDS pada remaja. Program edukasi kesehatan yang berkelanjutan sangat diperlukan sebagai upaya promotif dan preventif dalam menurunkan risiko penularan HIV/AIDS pada kelompok remaja.