Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH INFLASI, NILAI TUKAR, PENANAMAN MODAL ASING (PMA) DAN INDEKS PRODUKSI INDUSTRI TERHADAP EKSPOR NON-MIGAS DI INDONESIA TAHUN 2005-2024 Salsabila Fayza; Haikal Rahman; Eko Wahyu Nugrahadi; Dita Eka Pertiwi Sirait; Zulkarnain Siregar
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 6 (2026): 2026 Juni
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i6.928

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh inflasi, nilai tukar, penanaman modal asing (PMA), serta indeks produksi industri terhadap ekspor non-migas di Indonesia dengan menggunakan data sekunder berbentuk runtut waktu (time series) periode 2005-2024 yang disusun secara triwulanan dan diperoleh dari Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, serta Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan metode regresi linear berganda dengan bantuan software EViews 12. Hasil pengujian menunjukkan bahwa secara parsial inflasi memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap ekspor non-migas, sedangkan nilai tukar dan PMA berpengaruh positif dan signifikan, sementara indeks produksi industri tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap ekspor non-migas. Nilai koefisien determinasi sebesar 66,18% mengindikasikan bahwa model mampu menjelaskan variasi ekspor non-migas, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa kinerja ekspor non-migas dipengaruhi oleh faktor makroekonomi dan sektor riil secara bersamaan, sehingga diperlukan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi sekaligus meningkatkan daya saing ekspor nasional.
ETIKA EKONOMI DI ERA EKONOMI DIGITAL DALAM STUDI KASUS PENIPUAN LAYANAN JASA TITIP (JASTIP) DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERLINDUNGAN KONSUMEN Rut Afentina Sinambela; Salsabila Fayza; Bunga Ananda; Zaki Edi Saputra; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Ekbis (Ekonomi & Bisnis) Vol. 13 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/ekbis.v13i1.1966

Abstract

Dalam era digital, berbagai bentuk layanan baru muncul, salah satunya adalah Jasa Titip (Jastip) yang kian populer di kalangan masyarakat. Layanan ini memungkinkan konsumen mendapatkan barang dari dalam maupun luar negeri tanpa harus berbelanja langsung. Namun, bisnis Jastip juga membawa berbagai risiko bagi konsumen, seperti penipuan dan kurangnya transparansi informasi. Artikel ini menganalisis kasus penipuan layanan Jastip dan dampaknya terhadap perlindungan konsumen di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah pada etika ekonomi dalam layanan Jastip, khususnya aspek kejujuran, keadilan, serta kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku, seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini juga membahas peran pemerintah dalam meningkatkan perlindungan konsumen melalui regulasi khusus untuk sektor e-commerce informal. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi konsumen dalam memilih layanan Jastip yang aman dan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk perlindungan konsumen di era digital. Kata Kunci: Jasa Titip, Etika Ekonomi, Perlindungan Konsumen, Penipuan, Regulasi