Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

REVITALISASI PERMAINAN TRADISIONAL MELALUI POJOK MAIN: UPAYA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL DAN PENGUATAN KARAKTER SISWA DI SDN 104245 TUMPATAN Bunga Ananda; Siti Chairunisa; Asep Prima
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 2 (2026): 2026 Februari
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i2.675

Abstract

The rapid development of digital technology has led children to prefer gadget-based games rather than traditional ones that are rich in cultural values. This situation threatens the continuity of local cultural heritage and weakens children’s social character development. The Traditional Play Corner program at SDN 104245 Tumpatan serves as an effort to revitalize traditional games in an educational setting. This article aims to describe the implementation strategy and benefits of the Play Corner program in preserving local culture and strengthening students’ character. This study employs a literature review approach by analyzing various relevant sources on traditional games, character education, and local wisdom-based learning. The findings indicate that Play Corner enhances social interaction, fosters responsibility, sportsmanship, and cooperation among students, while also nurturing appreciation for local culture. Revitalizing traditional games provides an effective means to instill cultural values and national character from an early age.
Analisis Dampak Hukum Perlindungan Konsumen Dalam Perdagangan Online (Menelaah Dampak Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Transaksi Online) yeremi siagian; Mirna Salifah Siregar; Bunga Ananda; Bonaraja Purba
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 5 No. 01 (2024): AL-Mikraj Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v5i01.5411

Abstract

The ability to trade within the country has made technological advancements in online trading exponentially more popular in recent years. The purpose of this article is to determine whether the country's current consumer protection laws are still applicable in light of the growing trend of digitalization of the economy and what steps should be taken to address legal issues that may arise. This article is written using normative juridical techniques, namely the approach of legal sources and law as a means of literary study. Legal issues arising during the current digital economy cannot be accommodated by Law Number 8 Year 1999 on Consumer Protection. Consumer protection is one of the most important topics in the online world commerce. Within many cases, consumers are less powerful than vendors and service providers, especially in terms of information availability, product dependability and safe transactions. Nonetheless, Indonesian laws offer legal guarantees to customers in e-commerce transactions. The surge in internet connectivity among Indonesians has coincided with tremendous growth in e-commerce in the country.
ETIKA EKONOMI DI ERA EKONOMI DIGITAL DALAM STUDI KASUS PENIPUAN LAYANAN JASA TITIP (JASTIP) DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERLINDUNGAN KONSUMEN Rut Afentina Sinambela; Salsabila Fayza; Bunga Ananda; Zaki Edi Saputra; Khairani Alawiyah Matondang
Jurnal Ekbis (Ekonomi & Bisnis) Vol. 13 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : POLITEKNIK PIKSI GANESHA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/ekbis.v13i1.1966

Abstract

Dalam era digital, berbagai bentuk layanan baru muncul, salah satunya adalah Jasa Titip (Jastip) yang kian populer di kalangan masyarakat. Layanan ini memungkinkan konsumen mendapatkan barang dari dalam maupun luar negeri tanpa harus berbelanja langsung. Namun, bisnis Jastip juga membawa berbagai risiko bagi konsumen, seperti penipuan dan kurangnya transparansi informasi. Artikel ini menganalisis kasus penipuan layanan Jastip dan dampaknya terhadap perlindungan konsumen di Indonesia. Fokus utama penelitian adalah pada etika ekonomi dalam layanan Jastip, khususnya aspek kejujuran, keadilan, serta kepatuhan terhadap aturan hukum yang berlaku, seperti Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Penelitian ini juga membahas peran pemerintah dalam meningkatkan perlindungan konsumen melalui regulasi khusus untuk sektor e-commerce informal. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi konsumen dalam memilih layanan Jastip yang aman dan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang tepat untuk perlindungan konsumen di era digital. Kata Kunci: Jasa Titip, Etika Ekonomi, Perlindungan Konsumen, Penipuan, Regulasi
PENGARUH FOREIGN DIRECT INVESTMENT (FDI), DAN KETERBUKAAN PERDAGANGAN, TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI MELALUI PEMBENTUKAN MODAL TETAP BRUTO (PMTB) SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI NEGARA ASEAN Bunga Ananda; Khairani Alawiyah Matondang; Bukit Buchori Siagian
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 13 No. 5 (2026): 2026 Mei
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v13i5.917

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Foreign Direct Investment (FDI) dan keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebagai variabel intervening di negara-negara ASEAN. Data yang digunakan merupakan data sekunder berbentuk data panel dari 11 negara ASEAN selama periode 2015–2024 yang bersumber dari World Bank. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan path analysis untuk menguji pengaruh langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterbukaan perdagangan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap PMTB, sedangkan FDI tidak memberikan dampak langsung yang optimal terhadap pertumbuhan ekonomi. Selain itu, keterbukaan perdagangan tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, PMTB terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di negara-negara ASEAN. Lebih lanjut, FDI memiliki pengaruh tidak langsung yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui PMTB, yang menunjukkan bahwa PMTB mampu memediasi hubungan tersebut. Sementara itu, keterbukaan perdagangan juga berpengaruh tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi melalui PMTB, namun dengan arah negatif. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa PMTB memiliki peran penting sebagai variabel intervening dalam menjelaskan hubungan antara FDI dan keterbukaan perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi di kawasan ASEAN.