Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Rasionalitas Orang Tua dalam Konteks Ekonomi Informal Perkotaan: Studi Kasus Pekerja Anak di Pasar 16 Ilir Kota Palembang Sri Wulandari; Diana Dewi Sartika; Aldri Oktanedi; Hayana Muslimah; Muhammad Fakhri Aziz; Maulida Masyitoh; Muhammad Rifai; Ilal Ilham
Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jiis.v12i1.110145

Abstract

Penelitian ini mengkaji rasionalitas orang tua dalam melibatkan anak sebagai penjual kantong plastik di Pasar 16 Ilir, Kota Palembang, melalui lensa Rasional Choice Theory James S. Coleman. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian menganalisis keputusan orang tua melalui tiga dimensi yang saling berkelindan: sosial, ekonomi, dan kultural. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil kalkulasi rasional dalam konteks sumber daya dan tekanan struktural. Pasar dipandang sebagai ruang belajar (sosial), kontribusi anak-anak terhadap penghasilan merupakan strategi bertahan hidup (ekonomi), dan nilai-nilai budaya Melayu tentang kerja keras juga membentuk keputusan tersebut. Secara teoretis, studi ini memperluas diskursus child labor yang cenderung didominasi perspektif normatif-legal atau eksploitasi struktural dengan menunjukkan bahwa praktik kerja anak juga dapat dipahami sebagai tindakan rasional dalam kerangka pilihan terbatas (bounded choice) di tingkat keluarga. Dengan demikian, fenomena ini tidak semata-mata merepresentasikan eksploitasi, tetapi juga respons adaptif terhadap kondisi sosial-ekonomi yang membatasi. Meski demikian, potensi dampak terhadap pendidikan dan perkembangan anak tetap menjadi isu krusial. Implikasi kebijakan yang diusulkan adalah pendekatan multidimensional yang tidak hanya menekankan pelarangan, tetapi juga intervensi ekonomi keluarga, peningkatan akses pendidikan yang kontekstual, serta penguatan perlindungan hak anak secara berkelanjutan.