Dhea Apriliani
Universitas Dehasen Bengkulu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLIKASI PEMBELAJARAN PEMBIASAAN NILAI MORAL DAN AGAMA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK USIA DINI Dhea Apriliani; Naini Niken Navita; Meyza Yolanda Putri; Dwi Rulismi; Evryeni Jusmadi; Henni Mayasari
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13910

Abstract

Pembentukan karakter peserta didik usia dini merupakan fondasi utama dalam proses pendidikan yang menyeluruh dan berkelanjutan. Masa usia dini (0–6 tahun) dikenal sebagai golden age, yakni periode kritis di mana otak anak berkembang secara pesat dan karakter mulai terbentuk melalui pengalaman serta pembiasaan yang diterimanya. Artikel ini bertujuan mengkaji implikasi pembelajaran pembiasaan nilai moral dan agama terhadap pembentukan karakter peserta didik usia dini, baik dalam konteks pendidikan formal di lembaga PAUD/TK maupun dalam lingkungan keluarga. Metode yang digunakan adalah studi literatur (library research) dengan menganalisis 25 sumber ilmiah yang relevan, mencakup teori perkembangan moral Kohlberg, teori pembiasaan Pavlov dan Thorndike, serta konsep pendidikan karakter Ki Hajar Dewantara. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran pembiasaan nilai moral dan agama yang diterapkan secara konsisten, terintegrasi, dan kontekstual terbukti memberikan implikasi positif yang signifikan terhadap pembentukan karakter anak usia dini, meliputi dimensi kebiasaan memberi salam, sopan santun, kejujuran, kedisiplinan, empati, tanggung jawab, dan kemandirian. Implikasinya, lembaga pendidikan anak usia dini perlu merancang kurikulum berbasis nilai (value-based curriculum) yang mengintegrasikan aspek moral dan spiritual secara sistematis dalam setiap aktivitas pembelajaran sehari-hari.
STRATEGI PENDIDIKAN ANAK DALAM KELUARGA Henni Mayasari; Dhea Apriliani; Meyzi Yolanda Putri; Ana Marisaputri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13971

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pendidikan anak dalam keluarga berdasarkan pengalaman nyata seorang ibu berprofesi bidan di Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam (in-depth interview) yang dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pendidikan anak yang efektif meliputi keteladanan, pembiasaan nilai positif, komunikasi afektif, kolaborasi dengan sekolah, co-parenting, dan dukungan psikologis. Narasumber menerapkan pola asuh demokratis dengan melibatkan anak dalam pembentukan aturan keluarga serta membangun komunikasi yang hangat dan empatik pada momen makan malam dan sebelum tidur. Temuan ini sejalan dengan teori authoritative parenting Baumrind, active listening Carl Rogers, dan positive reinforcement B.F. Skinner yang menegaskan pentingnya keterlibatan orang tua dalam membentuk karakter anak yang tangguh, mandiri, dan berempati sejak usia dini.