Intan Nurunnahar
Universitas Islam Nusantara Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MANAJEMEN PROGRAM GATOT KACA (GERAKAN TOTALITAS AKSI BACA) DALAM PENGUATAN KARAKTER PESERTA DIDIK DI SEKOLAH DASAR Intan Nurunnahar; Lina Marlina; Veni Oktaviani; Ricky Rosadi; Dinny Mardiana
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14836

Abstract

Character education is an important aspect of educational practice that can be strengthened through a literacy-based school culture. One of its implementations at SD Negeri 3 Selaawi, Pasawahan District, is the (GATOT KACA) Program Gerakan Totalitas Aksi Baca, which is carried out as part of the Salasa Mapag Buana activity within the 7 Poe Atikan Purwakarta Istimewa policy. This study aimed to analyze the management of the GATOT KACA Program in strengthening students’ character. The study employed a qualitative approach using a case study method. George R. Terry’s management theory was used as the analytical framework. Research participants included the principal, teachers, and students. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation. Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The findings revealed that the GATOT KACA Program was implemented through planning, organizing, actuating, evaluating, and controlling processes involving the principal, teachers, students, and parents. Supporting factors included the commitment of school members, the availability of literacy facilities, teacher involvement, and parental support. Meanwhile, inhibiting factors included differences in students’ reading abilities, uneven reading interest, gadget use, limited reading materials, and limited implementation time. The program contributed positively to the development of students’ discipline, responsibility, self-confidence, curiosity, and cooperation. Therefore, the GATOT KACA Program can serve as an effective literacy-based school culture strategy for strengthening students’ character in elementary schools. Keywords: GATOT KACA Program, literacy culture, character education, student character, elementary school.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SEKOLAH DASAR Intan Nurunnahar; Lina Marlina; Veni Oktaviani; Ricky Rosadi; R Supyan Sauri
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.16550

Abstract

Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan program sekolah yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SDN 2 Cianting, meliputi aspek perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan evaluasi (controlling), serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah melaksanakan fungsi manajemen secara sistematis melalui penyusunan program kerja, pembagian tugas sesuai kompetensi, pelaksanaan supervisi akademik dan pembinaan guru, serta evaluasi program secara berkala. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, tuntutan peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Untuk mengatasi kendala tersebut, kepala sekolah menerapkan berbagai strategi melalui penguatan supervisi akademik, pengembangan profesional guru, kolaborasi dengan komite sekolah dan orang tua, serta pengembangan sarana dan prasarana secara bertahap. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif dan kolaboratif memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar. Kata Kunci: kepemimpinan kepala sekolah, mutu pendidikan, manajemen pendidikan, sekolah dasar, studi kasus.