Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan program sekolah yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di SDN 2 Cianting, meliputi aspek perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pelaksanaan (actuating), dan evaluasi (controlling), serta mengidentifikasi kendala dan solusi yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah telah melaksanakan fungsi manajemen secara sistematis melalui penyusunan program kerja, pembagian tugas sesuai kompetensi, pelaksanaan supervisi akademik dan pembinaan guru, serta evaluasi program secara berkala. Kendala yang dihadapi meliputi perbedaan kemampuan peserta didik, tuntutan peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi perkembangan teknologi, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Untuk mengatasi kendala tersebut, kepala sekolah menerapkan berbagai strategi melalui penguatan supervisi akademik, pengembangan profesional guru, kolaborasi dengan komite sekolah dan orang tua, serta pengembangan sarana dan prasarana secara bertahap. Dengan demikian, kepemimpinan kepala sekolah yang adaptif dan kolaboratif memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah dasar. Kata Kunci: kepemimpinan kepala sekolah, mutu pendidikan, manajemen pendidikan, sekolah dasar, studi kasus.
Copyrights © 2026