Sahaja Tefbana
Universitas Nusa Cendana Kupang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK PENGGUNAAN GADGET BERLEBIHAN TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK Katarina Dei Ricci Barek Masan; Sisilia Mei Sketsi Meler Laka; Destri Fitriani Meno; Sahaja Tefbana; Rista Apriliya Devi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15317

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan gadget berlebihan terhadap interaksi sosial anak muda serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perubahan pola komunikasi sosial. Penelitian menggunakan metode studi literatur (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui penelaahan berbagai jurnal, buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian yang relevan mengenai penggunaan gadget dan interaksi sosial. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan mengelompokkan temuan berdasarkan tema-tema tertentu. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat menurunkan kualitas interaksi sosial anak muda, mengurangi frekuensi komunikasi tatap muka, menurunkan kemampuan komunikasi interpersonal, mengurangi rasa empati, serta mendorong munculnya perilaku individualis. Selain itu, penggunaan gadget yang tidak terkontrol juga berpotensi memengaruhi aspek pendidikan, kesehatan, dan perkembangan emosional. Namun demikian, gadget juga memiliki dampak positif apabila digunakan secara bijak, seperti memudahkan komunikasi jarak jauh, memperluas jaringan pertemanan, serta meningkatkan akses terhadap informasi dan pembelajaran. Faktor-faktor yang memengaruhi interaksi sosial meliputi pola asuh orang tua, lingkungan sosial, hubungan dengan teman sebaya, dan penggunaan gadget. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan, pembatasan waktu penggunaan gadget, serta peningkatan kesadaran dalam memanfaatkan teknologi secara seimbang agar interaksi sosial anak muda tetap berkembang secara optimal.