Ernawati Sulhatul Imamah
STAI La Tansa Mashiro Rangkasbitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL PENGEMBANGAN KOMPETENSI SPIRITUAL GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM MELALUI INTEGRASI PESANTREN DAN DIGITAL Samudi; Ernawati Sulhatul Imamah; Achmad Juhaeni
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 6 No 1 (2026): Mei-Agustus
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v6i1.994

Abstract

Pesatnya arus globalisasi membawa tantangan besar bagi dunia pendidikan, terutama dalam mempertahankan nilai-nilai spiritual peserta didik. Kondisi ini menuntut guru pendidikan agama Islam mesti memiliki kompetensi spiritual yang kuat melalui integrasi nilai-nilai tradisi pesantren dan pemanfaatan digital sehingga proses pembelajaran tidak hanya transfer pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai ajaran Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan, mengkaji dan menganalisis model pengembangan kompetensi spiritual guru pendidikan agama Islam melalui integrasi pesantren dan digital di Sekolah Menengah Atas al-Bayan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis fenomenologi dengan pengambilan datanya menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi, serta analisis datanya memakai reduksi data, sajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai kepesantrenan dengan platform digital Islami terbukti sangat relevan dan efektif serta kuat dalam menciptakan kompetensi spiritual guru pendidikan agama Islam, sehingga guru mampu mengaplikasikan nilai spiritual tersebut sebagai ruh dalam setiap proses pembelajaran pendidikan agama Islam, yang tercermin pada sikap kejujuran, keteladanan, keikhlasan, kemandirian dan kecerdasan emosional serta tanggung jawab. Kebaruan penelitian ini terletak pada transformasi nilai-nilai tradisi pesantren ke dalam platform digital interaktif dan keterpaduan penguasaan literasi digital modern dengan nilai akhlak Islami.
Inovasi Pengembangan Pembelajaran PAI melalui Kombinasi Model Flipped Classroom dan Project Based Learning Samudi; Ernawati Sulhatul Imamah; Achmad Juhaeni
TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol. 9 No. 2 (2026): Tarlim : Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/tarlim.v9i2.5911

Abstract

Pembelajaran pendidikan agama Islam pada materi tata cara pengurusan jenazah yang bersifat fardu kifayah melalui pembelajaran konvensional dinilai kurang efektif karena alokasi waktu praktik yang terbatas. Oleh karena itu, pada materi ini menuntut penguasaan teori dan keterampilan psikomotorik yang aplikatif serta komprehensif yaitu suatu   pendekatan yang digunakan menyeluruh dan lengkap atau mencakup semua aspek penting yang dibutuhkan untuk memecahkan permasalahan secara tuntas. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menganalisis model inovasi pengembangan pembelajaran pendidikan agama Islam melalui kombinasi model flipped classroom dan project based learning di Sekolah Menengah Atas Terpadu Darussa’adah Cimarga Lebak Banten. Untuk membahas penelitian ini digunakan pendekatan kualitatif dengan jenis fenomenologi, sedangkan untuk memproleh data penelitiannya digunakan obserbasi, wawancara dan dokumentasi serta analisisnya menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil temuan penelitian ini menunjukkan bahwa inovasi pengembangan pembelajaran pendidikan agama Islam pada materi tata cara pengurusan jenazah melalui kombinasi Flipped Classroom dan Project Based Learning mampu menghasilkan pembelajaran yang berpusat pada siswa, mengoptimalkan kemandirian siswa dalam mempelajari materi teoritis melalui video atau modul di rumah, mengoptimalkan memecahkan masalah, berdiskusi, kolaboratif, berpikir kritis, kreatif, bertanggungjawab dan percaya diri serta membuat proyek nyata melalui simulasi secara langsung di kelas. Sehingga hasil akhirnya terbukti mampu menguasai materi tata cara pengurusan jenazah tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif, tetapi juga menghasilkan kemampuan psikomotorik dan apektif siswa dalam melaksanakan kewajiban fardhu kifayah dalam kehidupan sehari-hari.