Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) berbasis mikrokontroler, khususnya modul ESP32-CAM yang mengintegrasikan komputasi dan akuisisi citra visual, semakin meluas di berbagai sektor pemantauan dan keamanan. Namun, ketergantungan pada infrastruktur internet eksternal dan perute nirkabel (router) sering menjadi kendala utama, terutama saat sistem diimplementasikan pada area luar ruangan yang terpencil atau minim sinyal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun aplikasi mobile berbasis Android sebagai antarmuka sistem kendali jarak jauh untuk modul ESP32-CAM dengan memanfaatkan topologi jaringan lokal mandiri (mobile hotspot) pada smartphone. Metode penelitian yang digunakan meliputi perancangan arsitektur jaringan klien-server berbasis protokol HTTP, perancangan antarmuka pengguna (User Interface) yang intuitif, pengujian fungsionalitas perangkat lunak dengan metode Black-Box Testing, serta pengujian latensi transmisi jaringan pada variasi jarak 1 hingga 10 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi Android yang dikembangkan berhasil terhubung dan merender aliran video streaming dari ESP32-CAM secara stabil tanpa memerlukan akses internet eksternal. Pengujian Black-Box mengonfirmasi bahwa 100% fitur kendali, termasuk navigasi arah dan eksekusi pengambilan gambar, berfungsi secara akurat sesuai rancangan. Lebih lanjut, pengujian kinerja jaringan mencatatkan waktu tunda (latensi) transmisi yang sangat rendah, yaitu rata-rata 45 milidetik pada jarak operasional 1 meter. Kesimpulannya, aplikasi mobile ini terbukti menawarkan solusi antarmuka pemantauan yang portabel, memiliki responsivitas tinggi, dan hemat biaya untuk pengendalian perangkat IoT secara nirkabel, sehingga sangat aplikatif untuk diimplementasikan di lingkungan dengan keterbatasan infrastruktur jaringan seperti lahan pertanian.