Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Pembuatan Panel Beton Ringan Dengan Bahan Tambah Limbah Styrofoam M Tegar Pamungkas; Bella Lutfiani; Sujiat; Toni Budi Santoso; Zainuddin; M Zainul Ikhwan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 11 No. 2 (2026): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan konstruksi telah mengalami kemajuan yang sangat pesat antara lain adalah dinding bangunan, Dinding bangunan perkantoran atau rumah tinggal umumnya teirbuat dari bata atau batako, namun kedua bahan ini mempunyai beberapa kelemahan diantaranya berat dan getas (brittle). Akibat beratnya yang cukup besar maka akan menaikkan beban mati struktur sehingga beban gempa juga akan naik. Dengan demikian, bahan yang ringan dan liat (ductile) akan lebih baik jika digunakan sebagai dinding bangunan tahan gempa dan tingkat reisikonya pun leibih rendah. Salah satu alternatif untuk mengurangi beban mati pada struktur dinding adalah dengan mengganti bata atau batako dengan beton styrofoam ringan yang dimanfaatkan sebagai dinding panel styrofoam. Karena beiton styrofoam ringan meimpunyai berat sekitar 718 kg/m3, lebih ringan apabila dibandingkan dengan berat bata yaitu 1700 kg/m3 dan berat batako yaitu 2200 kg/m. Disamping itu beton styrofoam juga memiliki daktilitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan bata maupun batako. Penelitian ini akan melihat karakteristik dinding dengan pengisi bahan Styrofoam dengan cetakan balok dan sampling benda uji akan diuji dengan pembebanan lateral bolak-balik. Penggunaan panel styrofoam diharapkan mempunyai tingkat daktilitas yang tinggi sehingga dapat menyerap energi leibih besar pada saat terjadinya gempa. hasil dari peneilitian ini Pada beiton yang beirumur 28 hari mengalami peningkatan nilai rata-rata kuat teikan yaitu sebesar 2,325 Mpa untuk campuran 20% dan 3,940 Mpa untuk campuran 25%