Rahel Sinaga
Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas HKBP Nommensen Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Makna Kekuasaan Melalui Majas Simbolik dalam Novel Berjudul Mahkota yang Terbelah 4: Constructing the Meaning of Power Through Symbolic Figures of Speech in the Novel Entitled Mahkota yang Terbelah 4  Putri Stevania Rajagukguk; Helena Hutabarat; Rahel Sinaga; Martua Reynhat Sitanggang Gusar
Boraspati Journal: Journal of Bilingualism, Organization, Research, Articles, Studies in Pedagogy, Anthropology, Theory, and Indigenous Cultures Vol. 2 No. 3 (2026): VOLUME 2 NUMBER 3 Juni 2026
Publisher : PT. Batak Story Pedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64674/boraspatijournal.v2i3.57

Abstract

Penelitian ini bertujuan membedah penggunaan majas simbolik dalam mengkonstruksi makna kekuasaan pada novel Mahkota yang Terbelah 4 karya Wid Kusuma. Kajian ini difokuskan pada pendekatan stilistika kualitatif deskriptif untuk menginterpretasi satuan lingual yang mengandung simbol otoritas dan konflik politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengarang memanfaatkan simbol benda (mahkota dan takhta), warna (emas dan merah), serta alam (badai dan langit hitam) untuk merepresentasikan dualitas kekuasaan yang megah di permukaan namun rapuh di dalamnya. Simbol "mahkota yang terbelah" menjadi metafora sentral hancurnya legitimasi dan persatuan akibat korupsi moral pemegang kekuasaan. Selain itu, simbol hewan secara strategis mempertegas kritik terhadap sifat oportunis elit penguasa. Disimpulkan bahwa majas simbolik dalam novel ini tidak hanya berfungsi sebagai estetika bahasa, melainkan instrumen kritik sosiopolitik yang efektif untuk mengkonstruksi makna bahwa kekuasaan tanpa integritas moral akan runtuh oleh beban ambisinya sendiri.