Asniar Khumas
Universitas Negeri Makassar, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Pola Asuh Yang Bernilai Positif dengan Kemandirian pada Remaja di Kota Makassar Aldiyanto Aldiyanto; Asniar Khumas
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 4: Juni 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i4.16751

Abstract

Pengasuhan positif adalah pendekatan pengasuhan yang berfokus pada kasih sayang, saling menghargai, menciptakan hubungan yang hangat antara orang tua dan anak, serta merangsang pertumbuhan dan perkembangan anak agar mencapai potensi optimalnya. Dalam dimensi pengasuhan positif terdapat tiga elemen inti yang mencakup kehangatan dan perhatian orang tua terhadap pertumbuhan anak, kesiapan orang tua dalam merawat anak dan dukungan untuk memfasilitasi kemandirian anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh yang bernilai positif dengan kemandirian pada remaja di kota Makassar dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja di kota Makassar, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan non-probility sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 289 responden. Penelitian ini menggunakan skala pola asuh yang bernilai positif dan kemandirian. Hasil korelasi total menggunakan Spearman menunjukkan hasil yang signifikan dan terdapat hubungan positif (r=0,675, p=0,000) yang menjelaskan bahwa semakin tinggi pola asuh yanh bernilai positif maka semakin tinggi kemandirian. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan pola asuh yang bernilai positif berperan penting dalam meningkatkan kemandirian remaja. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi orang tua dan pendidik dalam merancang strategi pengasuhan dan pendampingan remaja yang mendukung perkembangan kemandirian.
Peran Self-Regulated Learning dalam Menurunkan Prokrastinasi Akademik pada Siswa: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Sarninda Sarninda; Ahmad Razak; Asniar Khumas
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 11: Oktober 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i11.19396

Abstract

Prokrastinasi akademik merujuk pada kebiasaan menunda penyelesaian tugas, suatu perilaku yang berpotensi menghambat keberhasilan akademik peserta didik. Salah satu faktor yang berperan penting dalam meminimalkan perilaku tersebut adalah kemampuan pembelajaran mandiri (self-regulated learning). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran mandiri dalam menekan terjadinya prokrastinasi akademik melalui pendekatan tinjauan pustaka sistematis (Systematic Literature Review atau SLR). Kajian ini menelaah sebanyak 22 artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang tahun 2021 hingga 2025, yang diperoleh dari basis data ilmiah terpercaya serta diseleksi secara ketat mengacu pada kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil sintesis temuan menunjukkan bahwa keseluruhan penelitian yang dikaji mengungkapkan adanya hubungan negatif antara pembelajaran mandiri dan prokrastinasi akademik; hal ini mengisyaratkan bahwa semakin tinggi kemampuan peserta didik dalam merencanakan, memantau, dan mengevaluasi proses belajarnya sendiri, maka semakin kecil kecenderungannya untuk melakukan penundaan dalam menyelesaikan kewajiban akademik, semakin rendah kecenderungan mereka melakukan prokrastinasi akademik. Selain itu, efektivitas self-regulated learning dipengaruhi oleh faktor lain, seperti self-efficacy, motivasi belajar, dukungan sosial, dan lingkungan belajar. Temuan ini menunjukkan bahwa pengembangan kemampuan regulasi diri melalui strategi pembelajaran yang terarah berpotensi menjadi upaya efektif dalam mengurangi prokrastinasi akademik serta meningkatkan kemandirian belajar siswa.