Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI KEUANGAN BAGI SISWA SMK SEBAGAI BEKAL ENTREPRENEUR MUDA DI ERA DIGITAL Intan Puspita Rini; Ratih Ayu Sekarini; Hilma Farhani; Muhammad Andika Hariz; Algi Darmawan
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.424

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan literasi keuangan siswa kelas XII SMK 3 Muhammadiyah Jakarta agar lebih siap menjadi entrepreneur muda yang mampu memanfaatkan peluang bisnis di era digital secara bijak dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui seminar edukatif dengan pendekatan ceramah, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman peserta. Materi yang diberikan berfokus pada pentingnya literasi keuangan, pengelolaan keuangan pribadi, serta pengelolaan keuangan usaha mikro yang relevan dengan karakteristik Generasi Z. Sebanyak 45 siswa mengikuti kegiatan ini dengan antusias dan aktif selama proses berlangsung. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar literasi keuangan, termasuk kemampuan mengatur anggaran, mencatat pemasukan dan pengeluaran, memahami risiko keuangan, serta menyusun rencana usaha sederhana. Sebelum kegiatan, sebagian besar peserta masih berada pada tingkat pemahaman yang rendah terhadap pengelolaan keuangan secara terstruktur. Setelah seminar dilaksanakan, peserta menunjukkan perubahan sikap yang lebih positif, lebih percaya diri dalam mengelola uang, dan lebih terbuka terhadap pentingnya perencanaan keuangan dalam usaha. Hal ini menunjukkan bahwa edukasi literasi keuangan yang disampaikan secara kontekstual dan humanis mampu memberikan dampak yang nyata bagi siswa SMK. PKM ini menegaskan bahwa peningkatan literasi keuangan merupakan langkah penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya kreatif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, tetapi juga cerdas secara finansial. Dengan bekal pemahaman tersebut, siswa diharapkan mampu mengubah tantangan Gen Z menjadi peluang bisnis yang berkah, produktif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Kegiatan ini juga membuka ruang bagi pengembangan program pendampingan lanjutan agar literasi keuangan siswa semakin kuat dan terimplementasi dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pengembangan usaha di masa depan.