ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh transformasi digital, kompetensi sumber daya manusia (SDM), dan infrastruktur teknologi terhadap daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner skala Likert kepada 268 pelaku UMKM di beberapa kabupaten/kota di Sulawesi Selatan yang telah memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas bisnisnya. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital, kompetensi SDM, dan infrastruktur teknologi berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing UMKM. Kompetensi SDM menjadi variabel paling dominan dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,417, diikuti transformasi digital sebesar 0,381 dan infrastruktur teknologi sebesar 0,286. Nilai R-square sebesar 0,732 menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 73,2% variasi daya saing UMKM. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa peningkatan daya saing UMKM tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi digital, tetapi juga pada kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi secara strategis dan adaptif. Penelitian ini juga menemukan bahwa sebagian besar UMKM di Sulawesi Selatan masih berada pada tahap digitalisasi dasar, terutama dalam penggunaan media sosial dan marketplace, sehingga transformasi digital belum sepenuhnya terintegrasi dalam sistem bisnis. Secara teoritis, penelitian ini memperkuat perspektif Resource-Based View dan Dynamic Capability Theory dalam konteks ekonomi digital UMKM. Secara praktis, penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi digital pelaku UMKM, pemerataan infrastruktur teknologi, serta kolaborasi multipihak untuk membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan guna meningkatkan daya saing UMKM di Sulawesi Selatan.