Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Pengambangan Buku Ajar matematika berbasis soal terbuka menumbuh kembangkan kreatifitas siswa SMP Irfan Arsid; Asmaul Husnah
Jurnal Pendidikan : Riset dan Konseptual Vol 6 No 1 (2022): Volume 6, Nomor 1, Januari 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.019 KB) | DOI: 10.28926/riset_konseptual.v6i1.441

Abstract

Banyak terjadi pada peserta didik kita saat ini menganggap matematika itu hanya akan berputar pada berhitung semata. Sebagaimana hasil penelusuran awal kami di smp negeri 2 bangkala barat, peserta didik menganggap matematika itu adalah hitungan, dan menyelesaikan soal matematika cukup dengan mengikuti langkah-langkah yang diberikan oleh guru sampai mendapatkan jawabannya. Dengan mengikuti satu langkah saja tidak akan menumbuhkan kreativitas pada peserta didik. Untuk menjawab masalah-masalah di atas maka kami bermaksud membuat sebuah pengembangan buku ajar berbasis soal terbuka pada peserta didik. Karena dengan buku ajar berbasis soal terbuka ini akan menumbuh kembangkan kreatifitas siswa. Pembuatan buku ajar matematika berbasis soal terbuka merupakan langkah untuk meningkatkan kreativitas siswa dalam menjawab soal matematika ataupun kreativitas dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku ajar matematika yang berbasis soal terbuka untuk menumbuh kembangkan kreatifitas siswa SMP. Proses pengembangan buku ajar ini mengikuti model pengambangan Plomp, yaitu: (1) Fase Investigasi awal, (2) Fase Perancangan, (3) Fase Realisasi (4) Fase Tes, Evaluasi dan Revisi. Berdasarkan nilai rata-rata total hasil validasi dengan hasil rata-rata total sebesar 3,32 sehingga dan dinyatakan valid berdasarkan kriteria kevalidan (2,5<M<3,5). Sedangkan untuk kepraktisan buku diperoleh nilai rata-rata total sebesar 1,52 sehingga dikatakan terlaksana seluruhnya berdasarkan kriteria kepraktisan (1,5<M<2,0). Buku ajar yang dikembangkan juga efektif karena telah memenuhi ketuntasan klasikal siswa, dan siswa juga masuk dalam kategori kreatif dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan.
ANALISIS PROSES PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA SEKOLAH MENENGAH Asmaul Husnah
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2021): ELIPS, September 2021
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) pengetahuan yang sudah dimiliki siswa, (2) strategi, dan (3) kontrol kognitif yang di lakukan siswa sekolah menengah pertama dalam meyelesaikan masalah matematika. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri Makassar sebanyak 171 siswa. Sampel diambil sebanyak 15 dari 171 siswa, dimana masing-masing kategori terdiri atas 5 siswa.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tulis dalam bentuk soal uraian dan dilengkapi dengan wawancara terhadap subjek untuk memperjelas karakteristik proses pemecahan masalah siswa yaitu Pengetahuan awal, strategi, dan kontrol kognitif. Soal yang diujikan adalah soal pemecahan masalah sebanyak 5 item soal. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil tes dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian adalah sebagai berikut.Pertama, pengetahuan (resources) yang telah dikuasaisiswastrata tinggi yaitu pada pemecahan masalah matematika mengenai sifat-sifat operasi bilangan bulat dan pecahan serta persamaan linear satu variabel. Sementara itu siswa strata sedang dalam menentukan pola barisan bilangan sederhana, dan siswa strata rendah dalam memecahkan masalah yang berkaitan dengan barisan dan deret. Kedua, strategi yang tepat digunakan masing-masing strata pada kompetensi tersebut yakni strategi mengidentifikasi langkah (identify subgoal) dan strategi menggunakan rumus (use formula) oleh strata tinggi. Kemudian, strategi menggambar bagan (draw a sketch) oleh strata sedang dan rendah. Selanjutnya yang terakhir kontrol kognitif. Siswa strata tinggi cenderung memiliki gaya kognitif impulsif sedang siswa strata sedang dan rendah cenderung memiliki gaya kognitif refleksif.
KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR PADA MATERI ALJABAR Asmaul Husnah; Irfan Arsid
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2022): ELIPS, September 2022
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v3i2.579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kemampuan berpikir kreatif siswa ditinjau dari gaya belajar. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif. Metode yang akan digunakan yaitu penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX SMP Negeri 29 Makassar sebanyak 19 siswa, yang terdiri dari siswa dengan gaya belajar visual sebanyak 8 siswa, kinestetik sebanyak 5 siswa, audio sebanyak 5 siswa dan 1 siswa pada gaya belajar audio visual. dengan presentase visual sebanyak 42.1%, kinestetik 26,3%, audio 26,3% dan audio visual 5.3%. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket gaya belajar, tes tulis dalam bentuk soal uraian serta wawancara yang dilakukan untuk memverifikasi dan mengkaji lebih dalam mengenai hasil tes kemampuan berpikir kreatif pada subjek penelitian yang sesuai dengan indikator kefasihan dan fleksibility. Soal yang diujikan berbentuk soal essay yang terdiri dari dua nomor masing- masing meliputi indikator kemampuan berpikir kreatif yaitu kefasihan dan fleksibility. Analisis data dilakukan dengan menganalisis hasil angket, hasil tes dan wawancara, kemudian dilanjutkan dengan menarik kesimpulan. Hasil Penelitian adalah sebagai berikut: Pertama, Siswa dengan gaya belajar visual ,berada pada kemampuan berpikir kreatif tingkat tiga karena mampu memenuhi indikator kefasihan dan fleksibility. Kedua, siswa dengan gaya belajar kinestetik, berada pada kemapuan berpikir kreatif tingkat tiga karena mampu memenuhi indikator kefasihan dan fleksibilty namun kurang teliti, namun ketika diwawancarai mampu menjelaskan dengan benar. Ketiga, Siswa dengan gaya belajar Audio, berada pada kemampuan berpikir kreatif tingkat satu karena hanya mampu memenuhi indikator kefasihan.
Pengaruh Pemakaian Kontrasepsi Suntik DMPA Terhadap Peningkatan Berat Badan Pada Akseptor KB di Puskesmas Tompobulu-Gowa Jumrana Jumrana; Asmaul Husnah
DIAGNOSA: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan Vol. 1 No. 3 (2023): Agustus : Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/diagnosa-widyakarya.v1i3.1264

Abstract

Contraception as a form of prevention of pregnancy is one of the essences of family planning problems (KB) officially used by the National Family Planning Coordinating Board (BKKBN). One type of effective contraception that mothers choose is the type of injectable contraception. To determine the effect of DMPA injection use on weight gain in family planning acceptor in Puskesmas Tompobulu Gowa. Analytical observational with cross sectional study approach. This research was conducted at Puskesmas Tompobulu Kab. Gowa on 31 July - 31 August 2017. The sample in this study is total sampling with as many as 51 respondents of the instrument in this study is using a questionnaire. Statistical test using computerized system by using chi-square test at significance level 95% (α = 0,05). The Result of this research is p-value = 0.000 with significance level <0,05. This shows that there is significant influence between the duration of contraceptive use to weight gain. And obtained by p-value = 0,002 with significance level <0,05 this shows there is significant influence of physical activity activity to weight gain. The longer duration of use of DMPA injection will be more at risk of obesity on contraceptive injectors. The fewer activities performed by the KB acceptor will be more at risk of weight gain. This research is expected to be useful and become input for practice area in giving injection contraception service and observe acceptor body weight every time at visit.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Profesional Guru Di Era Revolusi 4.0 Kalimatusyaro, Mei; Asmaul Husnah; Acmad Syaikhu ZA
Journal of Social Science and Economics Vol. 2 No. 1 (2023): Journal of Social Science and Economics
Publisher : Journal of Social Science and Economics

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37812/josse.v2i1.1121

Abstract

How is the Principal's Leadership in Improving Teacher Professionalism in the 4.0 Revolution Era at the Empat Lima 1 Junior High School, Kedungpring Lamongan? What are the obstacles to the Principal's Leadership in Improving Teacher Professionalism in the 4.0 Revolution Era at the Empat Lima 1 Junior High School, Kedungpring Lamongan? What are the efforts of the Principal's Leadership in Improving Teacher Professionalism in the 4.0 Revolution Era at the Empat Lima 1 Junior High School, Kedungpring Lamongan? The approach used by researchers is a qualitative approach. It is called qualitative because the problems discussed in this study are not related to numbers, but describe, describe, and describe the leadership of school principals in improving teacher professionalism in the revolutionary era 4.0 (Case Study of Junior High School Empat Lima 1 Kedungpring Lamongan) as it is . Qualitative research is research that intends to understand phenomena about what is experienced by research subjects such as behavior, perceptions, motivations, actions, holistically, and in a descriptive way in the form of words and language, in a special natural context and by utilizing various scientific method (Lexy J. Moleong, 2012). With a qualitative approach, this research is expected to be able to reveal comprehensive facts about the leadership of school principals in increasing teacher professionalism in the revolutionary era 4.0 (Case Study of Junior High School Empat Lima 1 Kedungpring Lamongan). The type of research that researchers use is case study researchers. A case study is a comprehensive description and explanation of various aspects of an individual, group, organization, program, social situation and so on. Surachmad (1982) explained that a case study is an approach that focuses on a case intensively and in detail (Wayan Suwendra, 2018). While the case study model that researchers use is the case study model of Robert K. Yin. According to Robert K. Yin, case studies are more desirable to track contemporary events, if the events concerned cannot be manipulated. Because of this, case studies are based on the same techniques by adding two sources of evidence that are usually not included in the historian's options, namely observation and systematic interviews. Again, although case and historical studies may overlap, a unique strength of the case study is its ability to deal fully with a wide variety of types of documentary, equipment, interview, and observational evidence. Moreover, in some situations such as participant observation, informal manipulation can also occur.
Asuhan Kebidanan Komprehensif Pada Ny. J Umur 20 Tahun Dengan Bendungan Asi Di Puskesmas Pembantu Batu 5 Tanjungpinang Tahun 2022 Nurul Aini Suria Saputri; Asmaul Husnah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandira Cendikia Vol. 1 No. 5 (2022)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) merupakan salah satu indikator derajat kesehatan. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, pada tahun 2018 AKI sebesar 202,53 per 100.000 KH dan mengalami penurunan pada tahun 2019 sebesar 130, 86 per 100.000 KH dan kemudian mengalami penurunan kembali pada tahun 2020 sebesar 107,47 per KH. Sedangkan Angka Kematian Bayi (AKB) pada tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 6,02 per 1000 KH dibandingkan tahun 2018 AKB sebesar 5,96 per 1000 KH. Tujuan dari Laporan Tugas Akhir ini untuk memberikan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. J umur 20 tahun dengan bendungan ASI di Puskesmas Pembantu Batu 5 Tanjungpinang Tahun 2022. Tempat pelaksanaan pengkajian dilakukan di Puskesmas Pembantu Batu 5 dan di rumah Ny. J, dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2022 dengan subyek Ny. J usia 20 tahun dan bayi Ny. J. Penyusunan laporan kasus ini digunakan berbagai teknik pengumpulan data antara lain data primer dan data sekunder. Hasil asuhan  kebidanan komprehensif yang telah dilakukan pada Ny. J dan bayi Ny. J telah sesuai dengan standar pelayanan asuhan kebidanan. Kesimpulannya adalah penulis telah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif dan didokumentasikan dalam bentuk SOAP. Adapun saran yang diberikan kepada klien agar dapat menerapkan pendidikan kesehatan tentang teknik menyusui dan perawatan payudara.    
Wind Speed Regression Model in Forecasting Wave Height in the Shipping Channel Zone Asmaul Husnah; Abdillah, Abdillah; Vera Mandailina; Syaharudin, Syaharudin; Mehmood, Saba
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 12 No. 1 (2023): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jstundiksha.v12i1.50981

Abstract

Nowadays, there are often accidents such as the sinking of ships in water areas that are caused by weather factors, one of which is the extreme wind speed. Wind speed and strong waves in the sea are interrelated because the factor that affects the strength of the wave blow is wind speed. This study aims to provide information about the angina speed regression model to find out the wave height at the sea crossing port. This research is a quantitative research. The data used is in the form of wind speed data taken at the coordinates of Lembar Port and Labuan Bajo Port from the NASA sub-agroclimatology website from January 1, 2012, to December 31, 2021 (for 10 years). This case study uses linear regression analysis and is operated using SPSS software. The data shows that in Lembar Port has the most extreme wind speed fluctuations in the 6th and 7th years. While the wind speed fluctuations in Labuan Bajo are consistent, but slightly extreme in the 7th year surpassing the 1st year. The results showed that the R-Square of Lembar port was 15.4% while the R-Square of Labuan Bajo port was 16.2%. The results of this study can be used in formulating marine transportation safety policies in both regions.
Pengaruh Peran Perawat sebagai Edukator terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Hipertensi di Poliklinik Rumah Sakit Primaya Asmaul Husnah; Nur Qamariyah; Nursyamsiyah Nursyamsiyah
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i1.6814

Abstract

Hypertension is a non-communicable disease that can nonetheless lead to death. One of the essential factors in achieving therapeutic effectiveness and improving patients' quality of life is medication adherence. Conversely, non-adherence to prescribed medication is one of the main causes of treatment failure. Nurses play a critical role as educators by helping patients gain knowledge about medical care and treatment procedures, thereby providing the necessary information to improve adherence to hypertension medications. The objective of this study was to analyze the effect of the nurse's role as an educator on treatment adherence among hypertensive patients. This research employed a cross-sectional approach involving 60 hypertensive respondents at the outpatient clinic of Primaya Hospital. Data were collected using validated questionnaires assessing both the nurse's role and patient medication adherence, and analyzed using the Mann-Whitney test. The results showed that the nurse's role as an educator was rated as “good” by 34 respondents (56.7%), and that medication adherence among hypertensive patients at Dinoyo Health Center was “high” in 43 respondents (71.7%). The statistical analysis revealed a significant relationship between the nurse's educational role and medication adherence, with a p-value of 0.000. It can be concluded that there is a significant effect of the nurse's role as an educator on treatment adherence. The better the nurse performs their role as an educator, the higher the patient's adherence to antihypertensive medication.
Pengaruh Pengetahuan Dan Dukungan Suami Terhadap Keikutsertaan Ibu Hamil Trimester Iii Dalam Melakukan Senam Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Uptd Puskesmas Makmur Kabupaten Bireuen : Penelitian Asmaul Husnah; Novianti; Mirna Yulia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 4 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 4 (April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i4.653

Abstract

Senam hamil sebagai salah satu pelayanan prenatal untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman dan spontan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan dukungan suami terhadap keikutsertaan Ibu hamil trimester III dalam melakukan senam Ibu hamil di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Makmur Kabupaten Bireun. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian yaitu seluruh Ibu hamil trimester III yang berjumlah 46 orang. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakan uji Chi Square diperoleh nilai p-value untuk Pengetahuan= 0,015; Dukungan suami=0,004. Ada pengaruh pengetahuan dan dukungan suami terhadap keikutsertaan Ibu hamil trimester III dalam melakukan senam Ibu hamil. Diharapkan petugas Puskesmas Makmur atau bidan desa serta kader kesehatan lebih sering memberikan informasi melalui konseling dan menjadwalkan kegiatan senam pada sore hari.
Hubungan Pemberian Inisiasi Menyusu Dini dan Asi dengan Daya Tahan Tubuh Bayi di Puskesmas Tolo Kabupaten Jeneponto Kasmawati Kasmawati; Asmaul Husnah
OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Januari : OBAT: Jurnal Riset Ilmu Farmasi dan Kesehatan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Kesehatan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/obat.v2i1.262

Abstract

Colostrum, which is part of breast milk, contains immunoglobin M. Colostrum is breast milk that comes out a few days after giving birth and is clear or yellowish white. Objective: to determine the relationship between providing early initiation of breastfeeding and breast milk with the immune system of babies at the Tolo Health Center, Jeneponto Regency in 2020. The type of research used was a cross sectional study. The sample was 60 mothers who had babies aged 1-6 months who were in the working area of the Tolo Community Health Center, Jeneponto Regency. The results of the research show a relationship between giving early initiation of breastfeeding and the baby's immune system at the Tolo Community Health Center, Jeneponto Regency in 2020 with a p value = 0.024 < α 0.05. = 0.021 < α 0.05. Conclusion: there is a relationship between providing early initiation of breastfeeding and breast milk with the baby's immune system at the Tolo health center, Jeneponto Regency 2020. Suggestions: To increase knowledge and information for mothers about the importance of carrying out IMD immediately after the baby is born so that it can prevent antenatal deaths.