Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fact Checking Journalism pada Berita Hoaks terkait Anies Baswedan di Media Online Risma Mutia Andini; Rohmadtika Dita; Eliza Putri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2123-2133

Abstract

Artikel ini mengkaji praktik fact checking journalism dan pembingkaian berita hoaks terkait Anies Baswedan di kanal Periksa Fakta Tirto.id. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis framing Robert N. Entman. Hasil penelitian menunjukkan, problem identification: klaim sensitif tentang Anies, seperti hubungan dengan negara asing, dugaan hukum, korupsi, dan keterlibatan kelompok tertentu. Causal interpretation: disinformasi politik marak pada momen penting, seperti pilkada dan pilpres dengan hoaks berupa manipulasi video dan kampanye hitam yang menyebar di media sosial disebabkan lemahnya penegakan hukum. Moral evaluation: klarifikasi informasi yang menyesatkan dengan memastikan bahwa setiap fakta yang disajikan dapat diuji kebenarannya. Treatment recommendation: menekankan transparansi dalam verifikasi fakta terkait hoaks Anies Baswedan. Pada praktik fact checking journalism, Tirto.id selalu menjelaskan metodologi yang digunakan dalam proses debunking agar setiap klaim dapat diuji secara ilmiah dan terbuka, menyajikan berita berbasis fakta dan objektif. Hal ini tercermin dalam upaya membongkar hoaks terkait Anies Baswedan, yaitu memastikan fakta dapat diakses oleh semua orang. Hoaks yang beredar didominasi disinformasi bermuatan SARA, terutama menjelang pilkada dan pilpres. Sementara, misinformasi menyangkut potongan pernyataan yang dikutip tanpa konteks dan diperparah oleh rendahnya literasi digital.
Netralitas Media Publik dalam Pemberitaan Politik: Analisis Framing Cover Both Sides Pilgub Jakarta 2024 Rohmadtika Dita; Eliza Putri; Marchelly Putri
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i2.2026.933-942

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji netralitas media publik dalam pemberitaan politik melalui analisis framing berbasis prinsip cover both sides pada Pilgub Jakarta 2024 di tvrijakartanews.com. Metode yang digunakan adalah analisis framing model Murray Edelman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media mengonstruksi realitas melalui kategorisasi Pihak Kita dan Pihak Mereka. Pihak Kita direpresentasikan sebagai aktor utama yang positif, kredibel, dan dominan, baik dari kalangan institusi resmi maupun kandidat politik. Pihak Mereka berfungsi sebagai pelengkap, pembanding, atau objek kritik yang dalam beberapa kasus dikaitkan dengan isu negatif. Pola framing yang ditemukan terdiri atas lima kategori, yaitu framing netral–institusional, framing positif terhadap kandidat, framing konflik atau kritik politik, framing simbolik, dan framing isu kebijakan. Framing positif terhadap kandidat tertentu menjadi pola yang paling dominan, sementara framing netral–institusional digunakan untuk mempertahankan kesan objektivitas. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun media berupaya menerapkan prinsip keberimbangan, terdapat kecenderungan dalam membangun citra positif kandidat tertentu serta menghindari eksploitasi konflik.