Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Wacana Kritis Terhadap Naskah Nazam Nabi Ibrahim Karya Abdul Latief Nofri Duino Zora; Pramono Pramono; Khairil Anwar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2063-2071

Abstract

Penelitian ini mengkaji representasi wacana keagamaan dalam naskah Nazam Nabi Ibrahim karya Abdul Latief melalui pendekatan analisis wacana kritis model Fairclough dan Wodak. Naskah Nazam Nabi Ibrahim yang dikarang pada tahun 1957 ini merupakan satu-satunya teks nazam di Minangkabau yang mengisahkan kehidupan Nabi Ibrahim disampaikan dalam bentuk nazam. Naskah ini disimpan di Surau Lubuk Landur, Pasaman Barat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filologi untuk menyediakan teks yang dapat dibaca, serta analisis wacana kritis untuk mengungkap dimensi ideologis dan relasi kekuasaan dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa naskah ini lahir sebagai respons terhadap lima praktik keagamaan yang menyimpang: (1) kesalahan bertauhid dan beribadah (2) niat ibadah keliru (3) praktik meminta kepada kuburan (4) berobat ke dukun (5) kepercayaan takhayul. Naskah ini berfungsi tidak hanya sebagai bentuk kritik internal dari kalangan ulama tradisional, melainkan juga sebagai ikhtiar meluruskan pemahaman tauhid yang telah mengalami penyelewengan dalam praktik keberagamaan masyarakat Minangkabau. Proses distribusi naskah melalui Surau Lubuk Landur dengan cara “dibacakan” oleh seorang guru, sedangkan konsumsi naskah Nazam Nabi Ibrahim dilakukan secara individu-individu tertentu, bukan secara komunal oleh masyarakat luas
Komodifikasi Tato Mentawai dalam Praktik Pariwisata di Kecamatan Siberut Selatan Kabupaten Kepulauan Mentawai Muhammad Fadli; Syafril Syafril; Pramono Pramono
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2072-2080

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komodifikasi tato Mentawai dalam praktik pariwisata di kecamatan Siberut Selatan. Dilakukan di tiga desa yaitu (1) Maileppet, (2) Muntei, dan (3) Matotonan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan bentuk komodifikasi tato Mentawai yang terjadi dalam praktik pariwisata, (2) menganalisis faktor penyebab terjadinya komodifikasi tato Mentawai, dan (3) menganalisis makna serta dampak komodifikasi tato Mentawai. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif dengan menggunakan teori komodifikasi berdasarkan pandangan kapital oleh Karl Marx dan komoditas oleh Arjun Appadurai. Penelitian ini menemukan bahwa komodifikasi tato Mentawai dalam praktik pariwisata di kecamatan Siberut Selatan terjadi dalam bentuk perubahan fungsi dan makna, tujuan pembuatan, dan ragam variasi motif serta dalam bentuk atraksi wisata. Adapun faktor penyebab terjadinya komodifikasi tato Mentawai adalah (1) kebutuhan representasi identitas, (2) globalisasi dan (3) ekomomi wisata sebagai bentuk kapitalisme. Ditemukan makna komodifikasi tato Mentawai dalam bentuk variasi motif, perubahan makna dan fungsi, serta komersialisasi pertunjukan mentato. Dampak positif komodifikasi tato Mentawai yaitu memberikan pemasukan kepada pelaku wisata, pelestarian tato Mentawai, dan meningkatkan aktivitas wisata. Dampak negatifnya ialah komodifikasi telah mengkomersialisasi tato Mentawai dan meleburkan makna filosofisnya. Secara sosial budaya, komodifikasi tato Mentawai telah mengubah cara pandang masyarakat terhadap tato Mentawai baik secara fungsi maupun maknanya. Pariwisata telah membuat masyarakat tradisi bersifat pragmatis, menilai sesuatu degan materi