Tujuan – Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan manajemen supervisi akademik kepala sekolah dan motivasi mengajar guru serta menganalisis arah, kekuatan, dan signifikansi hubungan kedua variabel di SD IRADA Gresik. Metodologi – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional dan regresi linear sederhana. Seluruh 18 guru aktif dilibatkan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin, terdiri atas 21 butir manajemen supervisi akademik dan 14 butir motivasi mengajar. Analisis meliputi statistik deskriptif, uji Shapiro–Wilk, uji linearitas, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Temuan – Rata-rata skor manajemen supervisi akademik sebesar 73,67 dari maksimum 105, sedangkan motivasi mengajar mencapai 48,94 dari maksimum 70. Sebanyak 38,9% guru menilai supervisi pada kategori tinggi atau sangat tinggi, sementara 33,3% guru memiliki motivasi mengajar rendah atau sangat rendah. Kedua variabel menunjukkan hubungan positif dan signifikan (r = 0,592; p = 0,010). Model regresi menjelaskan 35,0% variasi motivasi mengajar (R² = 0,350). Kebaruan – Penelitian ini menempatkan motivasi mengajar sebagai variabel respons langsung terhadap manajemen supervisi akademik dalam konteks sekolah dasar swasta berbasis nilai keislaman. Signifikansi – Temuan memberikan dasar empiris bagi evaluasi pengelolaan supervisi akademik dan pengembangan pembinaan profesional guru, dengan tetap memperhatikan keterbatasan inferensi kausal.