Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Charlotte’s Language Style in Queen Charlotte: A Bridgerton Story Series (2023) Nabilah, Hana; Candria, Mytha
Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistic Studies Vol 7, No 2 (2023): Culturalistics: Journal of Cultural, Literary, and Linguistics Study (December 2
Publisher : English Literature Study Program, Faculty of Humanities, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ca.v7i2.20823

Abstract

Queen Charlotte: A Bridgerton Story is one of the popular Netflix series in 2023. This series is famous for being the aftermath of the two Bridgerton series that were released previously. The story, which is set in the British Empire at the end of the 18th century, attracts the attention of audiences. It is prominent to apply into the theory used because the various social factors and dimensions in the series can provide the samples of the five types of language styles according to Joos (1967), from frozen styles to intimate styles. The data used in this study are Charlotte’s utterances to the three main supporting characters. Data collection uses the observation method by analyzing the dialogues in the series. There are 373 data found with the style that appears most often is the casual style. This type of language style is usually used in informal situations, with intimate relationships between participants.
GAMBARAN PENERAPAN MANAJEMEN PATIENT SAFETY DI UNIT KEPERAWATAN RUMAH SAKIT UMUM ANUTAPURA PALU Sahabuddin, Lutfiah; Nabilah, Hana
Jurnal Medika Malahayati Vol 7, No 4 (2023): Volume 7 Nomor 4
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jmm.v7i4.11288

Abstract

Abstrak: Gambaran Penerapan Manajemen Patient Safety Di Unit Keperawatan Rumah Sakit Umum Anutapura Palu. Di Rumah Sakit Umum Anutapura, insiden kecelakaan pasien yang terjadi pada tahun 2017 yaitu KNC sebanyak 16 kasus, KTD sebanyak 3 kasus dan KTC sebanyak 6 kasus. Pada tahun 2018 yaitu KTD sebanyak 3 kasus dan KTC sebanyak 1 kasus. Pada tahun 2019 KTD sebanyak 4 kasus dan KTC sebanyak 1 kasus. Pada tahun 2020 didapatkan total 9 kasus insiden kecelakaan pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan manajemen patient safety berdasarkan tujuh langkah menuju keselamatan pasien. Desain penelitian adalah descriptive observasional didukung data kualitatif dengan karakteristik informan kunci yaitu kepala masing-masing unit keperawatan, ketua tim masing-masing unit keperawatan, ketua komite peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP), sekretaris komite, dan anggota PMKP sedangkan informan utama yaitu staf perawat. Pemilihan sampel berdasarkan Tekhnik Purposive Sampling yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi lapangan, dan telusur dokumen. Analisis data kualitatif dengan tahapan reduksi data penyajian data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh langkah penerapan keselamatan pasien, ada beberapa poin yang belum maksimal penerapannya misalnya dalam hal alur pelaporan ketika terjadi suatu insiden kecelakaan pasien yang masih belum berjalan sesuai SPO. Disimpulkan bahwa manajemen patient safety berdasarkan tujuh langkah sudah diterapkan di tiap unit keperawatan rumah sakit namun belum optimal. Diharapkan agar memfasilitasi semua staf perawat untuk mengikuti pelatihan mengenai manajemen patient safety.
Respon 6 Varietas Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) terhadap Perbedaan Interval Penyiraman Nabilah, Hana; Karyawati, Anna Satyana; Islami, Titiek
Plantropica: Journal of Agricultural Science Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Department of Agronomy, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jpt.2022.007.2.7

Abstract

Kedelai (Glycine max (L.) Merr.) merupakan tanaman pangan yang penting setelah padi dan jagung. Kandungan protein nabati, karbohidrat, dan lemak menjadikan kedelai banyak diminati oleh masyarakat baik berupa polong maupun hasil olahannya. Salah satu faktor yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan tanaman kedelai adalah ketersediaan air dalam tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari respon 6 varietas kedelai terhadap interval penyiraman yang berbeda. Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus hingga Desember 2021 di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya, Jatimulyo, Malang. Sebanyak 6 varietas dievaluasi menggunakan rancangan petak terbagi dan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interkasi antara interval dan varietas terhadap parameter penelitian. Faktor utama perbedaan pertumbuhan dan hasil disebabkan oleh karakteristik sifak genetik yang berbeda pada masing-masing varietas.