Muhammad Miftah Fudin
Universitas Darunnajah Jakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fundraising Strategy in Building Pesantren Economic Independence: An Instrumental Case Study at Pondok Pesantren Darunnajah Lina Adhani; Muhammad Miftah Fudin; Lukman Fahrudin; Komalasari Komalasari; Ade Sofyan Mulazid
AL-FIKRA Vol 25 No 1 (2026): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Economic independence is a structural challenge faced by most Islamic boarding schools (pesantren) in Indonesia, including those that have expanded into large-scale Islamic educational institutions. This study aims to analyze the fundraising strategies implemented by Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami, South Jakarta, in building sustainable economic independence, identify the key success factors, and formulate an integrative model that can serve as a reference for other pesantren. The research employs a qualitative approach with a single instrumental case study design. Data were collected through in-depth interviews with 18 key informants, structured observations, and comprehensive document analysis, and subsequently analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña. The results reveal four pillars of integrated fundraising strategies implemented by Darunnajah: (1) asset-based productive waqf optimization, encompassing properties, agribusinesses, and commercial facilities; (2) systematic and accountable management of Zakat, Infaq, and Alms (ZIS); (3) development of autonomous business units under separate corporate legal entities; and (4) strategic partnerships grounded in alumni social capital and corporate networks. Three primary success determinants were identified: the transformational leadership of the pesantren leaders, financial governance transparency based on Islamic accounting standards, and the strength of the social capital within the Darunnajah alumni network scattered across various strategic sectors. These findings yield the Darunnajah Pesantren Fundraising Model (MFPD) as a theoretical contribution to the field of Islamic education management, along with practical implications for the policy development of national pesantren economic strengthening.
Strategi Fundraising dalam Membangun Kemandirian Ekonomi Pesantren: Studi Kasus Instrumental di Pondok Pesantren Darunnajah Lina Andhani; Muhammad Miftah Fudin; Lukman Fahrudin; Komalasari; Ade Sofyan Mulazid
AL-FIKRA Vol 25 No 1 (2026): Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian ekonomi masih menjadi tantangan struktural bagi banyak pesantren di Indonesia, termasuk lembaga pendidikan Islam berskala besar. Penelitian ini menganalisis strategi penggalangan dana Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami, Jakarta Selatan, dalam memperkuat kemandirian ekonomi berkelanjutan, mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan, dan mengembangkan model integratif untuk pesantren lain. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental tunggal. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 18 informan kunci, observasi terstruktur, dan analisis dokumen, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Temuan ini mengungkapkan empat strategi penggalangan dana yang terintegrasi: (1) optimalisasi wakaf produktif melalui properti, agribisnis, dan aset komersial; (2) pengelolaan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang sistematis dan akuntabel; (3) mengembangkan unit usaha mandiri melalui badan hukum korporasi tersendiri; dan (4) menjalin kemitraan strategis berdasarkan modal sosial alumni dan jaringan perusahaan. Tiga faktor kunci keberhasilan diidentifikasi: kepemimpinan transformasional, tata kelola keuangan yang transparan berdasarkan prinsip akuntansi Islam, dan modal sosial alumni yang kuat. Temuan ini berkontribusi pada pengembangan Model Penggalangan Dana Pesantren Darunnajah (MFPD), yang menawarkan wawasan teoritis untuk manajemen pendidikan Islam dan panduan praktis untuk memperkuat kemandirian ekonomi pesantren di Indonesia.