Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Substitusi Urea Pada Budidaya Pakcoy Melalui Pemanfaatan Limbah Cair Sawit dan Solid Sebagai Alternatif Pupuk Terpadu Rifki Pranoto; Kiki Amelia; Santi Diana Putri; Yunis Marni
JAGO TOLIS : Jurnal Agrokompleks Tolis Vol 6 No 3 (2026): Juni - September (IN PROGRESS)
Publisher : Universitas Madako Tolitoli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56630/jago.v6i3.1651

Abstract

Peningkatan kebutuhan pakcoy (Brassica chinensis L.) perlu diimbangi dengan pemupukan yang mampu mempertahankan produktivitas sekaligus memperbaiki kualitas tanah, terutama pada media berpasir yang memiliki retensi hara dan air rendah. Pemanfaatan limbah cair dan limbah solid kelapa sawit sebagai sumber hara diharapkan mampu mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik serta meningkatkan kesuburan tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis substitusi 50% pupuk urea melalui limbah cair dan solid kelapa sawit terhadap pertumbuhan pakcoy serta sifat fisik dan kimia tanah berpasir. Penelitian dilaksanakan di greenhouse Dinas Pertanian Peternakan Perkebunan Sijunjung pada Desember 2025 hingga Januari 2026 menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan, yaitu P0 (kontrol), P1 (100% urea), P2 (100% limbah kelapa sawit), dan P3 (100% limbah kelapa sawit + 50% urea). Parameter pertumbuhan dianalisis menggunakan ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNJ taraf 5%, sedangkan sifat tanah dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian berpengaruh nyata terhadap panjang daun, lebar daun, bobot segar, suhu tanah, dan kelembapan tanah, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, pH tanah, dan intensitas cahaya. Perlakuan P3 memberikan hasil terbaik dengan tinggi tanaman 24,46 cm, jumlah daun 16 helai, panjang daun 15,20 cm, lebar daun 11,20 cm, dan bobot segar 94,99 g. P3 juga menghasilkan kandungan N, P, K, dan KTK tertinggi, masing-masing 161,6 ppm, 197,2 ppm, 441,8 ppm, dan 22,12 cmol(+) kg⁻¹. Substitusi 50% urea dengan limbah kelapa sawit efektif meningkatkan pertumbuhan pakcoy sekaligus memperbaiki kualitas tanah berpasir sebagai alternatif pemupukan terpadu.