Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Multi-Aspek Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kawasan Perkotaan Tropis (Studi Kasus: Kelurahan Anawai, Kota Kendari) La Ode Midi; Lies Indriyani; La Ode Siwi; La Ode Muhammad Erif -; La Ode Nur Amil Syach Moamar; La Ode Agus Salim Mando
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka hijau publik memiliki peran penting dalam mendukung kualitas lingkungan dan kesejahteraan masyarakat urban. Namun, pemanfaatannya di berbagai kota di Indonesia masih belum optimal, termasuk di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan bentuk pemanfaatan ruang terbuka hijau publik, menilai tingkat kenyamanan udara, serta menganalisis peran pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung, wawancara mendalam, studi pustaka, dan dokumentasi. Data dikumpulkan dari 43 responden yang terdiri dari masyarakat umum dan tokoh kunci lokal. Analisis dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan terhadap data yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelurahan Anawai memiliki lima jenis ruang terbuka hijau publik utama: taman, lapangan olahraga, lapangan upacara, pemakaman umum, dan sempadan sungai. Pemanfaatannya terbagi dalam tiga aspek utama: ekologis sebagai penyerap karbon dan pengatur tata air, sosial sebagai ruang interaksi dan rekreasi, serta ekonomi sebagai tempat berdagang bagi pelaku usaha kecil. Namun, sebagian besar ruang terbuka tersebut belum dikelola secara optimal, dengan beberapa area dalam kondisi tidak terawat. Indeks kenyamanan udara berada pada kategori tidak nyaman, mengindikasikan lemahnya fungsi ekologis ruang terbuka hijau.
Integration of Ecological and Socio-Economic Aspects for Sustainable Management of Nambo Beach Tourism Wa Ode Hastiani Fahidu; Lies Indriyani; La Ode Siwi; Agusrinal; La Gandri; Sahindomi Bana; La Ode Muhammad Erif -; Ajis Safarudin
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Managing coastal tourist areas requires an approach that can integrate ecological and socio-economic aspects so that environmental quality and community welfare are maintained. This study aims to analyze the ecological and socio-economic conditions in the Nambo Beach Tourism Area, Kendari City, and to formulate sustainable management strategies through an integrative ecology–social approach. The research was conducted in October–November 2025 through field surveys, water quality measurements (temperature, pH, salinity, DO, BOD, TSS, TDS), vegetation cover analysis based on the 2024 SHP, observations, as well as interviews and questionnaires with the community. The results show that most water quality parameters still meet marine tourism standards, although there is pressure on the TSS value (96 mg/L) and indications of increasing organic material shown by the BOD value (3.70 mg/L). Coastal vegetation cover, including mangroves, still dominates with an area of 5,910 hectares. but it’s starting to be pressured by increased tourism activities and development. On the socio-economic side, the community relies on income from tourism businesses, small trade, and transportation, but they face challenges such as low environmental awareness, limited public facilities, and suboptimal waste management. The integration of analyses using the ICM and SWOT approaches shows that Nambo Beach is in the aggressive strategy quadrant, meaning it has great potential for development.