Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Tangram Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas 3 SD Linda Astriani; nabilah chairunisah
Jurnal DIDIKA: Wahana Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 12 No. 1 (2026): JURNAL DIDIKA : WAHANA ILMIAH PENDIDIKAN DASAR
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman abad-21, kemampuan berpikir analitis termasuk salah satu keterampilan utama yang sangat dibutuhkan, namun tingkat penguasaan yang dicapai masih minim akibat metode pengajaran yang bersifat tradisional. Studi ini dibuat guna menilai peningkatan skill berpikir analitis pada siswa melalui penggunaan pendekatan PBL yang dibantu alat tangram. Riset ini menggunakan rancangan kuasi-eksperimental berpola pretest-posttest dengan kelompok kontrol terhadap murid kelas 3 SDN 09 Grogol Selatan di tahun pelajaran 2024/2025, dengan melibatkan sebanyak 62 siswa sebagai partisipan sampel. Alat pengukur dalam penelitian ini meliputi ujian esai yang disusun Berdasarkan indikator keterampilan berpikir kritis menurut Facione, yaitu: kemampuan membaca makna, mengurai informasi, menilai kebenaran, menarik kesimpulan, memberikan uraian, serta mengatur diri saat berpikir dengan jumlah 6 butir soal secara keseluruhan. Uji normalitas dan homogenitas menghasilkan data yang memenuhi syarat. Hasil pengujian uji t berpasangan menunjukkan angka signifikansi sebesar 0,000, yang lebih kecil dari batas taraf signifikansi 0,05, menunjukkan terjadinya peningkatan kemampuan berpikir kritis pasca-penerapan model PBL dengan bantuan media tangram. Nilai rata-rata kelas eksperimen naik dari 15,61 (65,8%) menjadi 20,48 (85,32%), sementara kelas kontrol mengalami kenaikan dari 14,5 (59,95%) hingga 15,6 (65,04%). Penggunaan model PBL yang didampingi media tangram dalam penelitian ini terbukti berhasil untuk melestarikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa kelas 3 SD.
Karakter Kebijaksanaan dalam Menghadapi Tantangan dan Peluang Abad ke-21 di Era Digital Nabilah Chairunisah; Gunawan Santoso
Jurnal Pendidikan Transformatif (JPT) Vol. 3 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jpt.v2i5.1612

Abstract

 Menggambarkan kompleksitas yang terkait dengan pergeseran budaya, sosial, ekonomi, dan politik yang disebabkan oleh teknologi digital dalam masyarakat modern. Era digital menawarkan peluang besar untuk inovasi, konektivitas global, dan akses yang lebih luas terhadap informasi dan layanan. Namun, bersamaan dengan peluang tersebut, muncul pula tantangan yang signifikan terkait dengan privasi data, disinformasi online, ketidaksetaraan akses, pengangguran teknologi, dan dampak negatif pada kesehatan mental. Penelitian dan kebijakan di bidang ini menyoroti pentingnya mengembangkan strategi yang bijaksana untuk mengelola teknologi digital agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat sambil meminimalkan risiko dan dampak negatifnya. Regulasi privasi data, regulasi pasar digital, literasi digital, dan keterampilan teknologi menjadi fokus dalam upaya meningkatkan penggunaan yang bertanggung jawab dan produktif dari teknologi digital. Selain itu, pengembangan inovasi dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan secara luas juga diperlukan untuk memastikan bahwa teknologi digital digunakan secara efektif untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan memahami tantangan dan peluang yang dihadapi dalam era digital ini, masyarakat dapat merumuskan kebijakan dan praktik terbaik yang mempromosikan kebijaksanaan dalam penggunaan teknologi digital, serta memastikan bahwa manfaatnya dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat secara adil dan berkelanjutan.