Agusalim Juhari
State University of Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTEGRASI GEOGEBRA DALAM PEMBELAJARAN GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN VISUALISASI SPASIAL SISWA SMP Abdurahman Hamid; Agusalim Juhari
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/hh144s05

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi GeoGebra dalam pembelajaran geometri terhadap kemampuan visualisasi spasial siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain Non-Equivalent Control Group Design. Subjek penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling, yaitu dua kelas VIII yang memiliki karakteristik akademik relatif setara berdasarkan nilai matematika sebelumnya dan rekomendasi guru. Satu kelas ditetapkan sebagai kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran geometri berbantuan GeoGebra, sedangkan kelas lainnya sebagai kelompok kontrol dengan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan visualisasi spasial yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji prasyarat (normalitas dan homogenitas), uji independent samples t-test, serta perhitungan normalized gain (N-gain). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan visualisasi spasial siswa pada kedua kelompok. Peningkatan kemampuan visualisasi spasial pada kelompok eksperimen berada pada kategori sedang–tinggi, sedangkan kelompok kontrol berada pada kategori rendah–sedang. Dengan demikian, integrasi GeoGebra dalam pembelajaran geometri efektif dalam meningkatkan kemampuan visualisasi spasial siswa SMP.
INTEGRASI PROBLEM-BASED LEARNING DAN PROBLEM POSING DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA: SEBUAH TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS Agusalim Juhari
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 11 No. 2 (2026): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/wphvvm67

Abstract

Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mensintesis berbagai penelitian terkait integrasi Problem-Based Learning (PBL) dan Problem Posing dalam pembelajaran matematika. Fokus kajian diarahkan pada kontribusi kedua pendekatan tersebut terhadap kemampuan pemecahan masalah, berpikir kritis, pemahaman konseptual, dan keterlibatan aktif siswa dalam kerangka teori konstruktivisme. Pemilihan literatur dilakukan secara sistematis terhadap studi empiris yang relevan dengan pembelajaran matematika berpusat pada siswa. Setelah melalui proses perluasan kueri, penyaringan, dan penelusuran rujukan, sebanyak 50 artikel dengan tingkat relevansi tertinggi dianalisis secara tematik dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi PBL dan Problem Posing berkontribusi positif terhadap pengembangan kemampuan pemecahan masalah matematis dan pemahaman konseptual siswa. Pendekatan ini juga mendukung pengembangan berpikir kritis melalui aktivitas konstruksi pengetahuan, diskusi, kolaborasi, dan refleksi. Selain itu, penerapan kedua pendekatan tersebut dapat meningkatkan keterlibatan dan motivasi belajar siswa, terutama ketika pembelajaran dirancang secara kontekstual dan partisipatif. Namun, kajian ini juga mengidentifikasi sejumlah tantangan implementasi, seperti perbedaan ketepatan penerapan, beban kognitif siswa, kesiapan guru, keterbatasan waktu, serta kondisi kelas yang beragam. Dengan demikian, integrasi PBL dan Problem Posing dapat dipandang sebagai pendekatan pedagogis yang relevan untuk mendukung pembelajaran matematika yang aktif, bermakna, dan berpusat pada siswa. Temuan ini memberikan implikasi bagi guru dan pengembang kurikulum dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih reflektif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21.