Farhan Yusuf Ibrahim Al-Jundi
Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Asupan Natrium dan Cairan dengan Interdialytic Weight Gain pada Pasien Hemodialisis Di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu Farhan Yusuf Ibrahim Al-Jundi; Jumiyati Jumiyati; Arie Krisnasary
Jurnal Sains Kesehatan Vol 33, No 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tri Mandiri Sakti Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/jsk.33.1.75-82

Abstract

Interdialytic weight gain pada pasien Gagal Ginjal Kronik (GGK) disebabkan oleh ketidakmampuan ginjal untuk membuang kelebihan asupan natrium dan cairan dari makanan dan minuman sehingga fungsi ekskresi ginjal digantikan oleh mesin hemodialysis. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan asupan natrium dan cairan dengan interdialytic weight gain di RSUD dr. M. Yunus Bengkulu. Desain penelitian ini cross sectional. Variabel penelitian adalah asupan natrium, cairan dan interdialytic weight gain. Sampel penelitian ini adalah pasien menjalani terapi hemodialisis yang berjumlah 55 responden. Teknik pengambilan adalah total sampling. Data yang dikumpulkan yaitu data primer berupa asupan natrium, asupan cairan diperoleh dari formulir food recall, untuk pengukuran interdialytic weight gain dengan menggunakan timbangan berat badan. Hasil uji statistik menggunakan uji spearmen. Rata rata asupan natrium 1021,82 mg dan asupan cairan 723,64 ml. Ada hubungan antara asupan natrium dengan interdialytic weight gain (p=0,001) dan asupan cairan (p=0,000) pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisis RSUD dr. M. Yunus Bengkulu. Perlu dilakukan konsultasi gizi khusunya pada pasien yang menjalani terapi hemodialisis untuk dapat mematuhi diet dan mengontrol asupan natrium, asupan cairan baik sebelum atau pun sesudah dialysis.Kata Kunci: asupan cairan, asupan natrium, interdialytic weight gain