Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kepatuhan Diet dan Minum Obat pada Pasien Gagal Jantung yang Mengalami Rehospitalisasi Ni Luh Wiwik Widyasari; Ni Luh Putu Dewi Puspawati; Abdul Azis; Ni Kadek Muliawati
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 7 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v7i2.342

Abstract

Latar Belakang: Gagal jantung merupakan salah satu penyakit yang memiliki kompleksitas kasus yang cukup tinggi sehingga beresiko terjadinya rehospitalisasi dan meningkatkan angka mortalitas. Rehospitalisasi dipengaruhi oleh ketaatan dalam melaksanakan diet dan pengobatan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kepatuhan diet dan minum obat pasien gagal jantung yang mengalami rehospitalisasi. Metode: Penelitian dilaksanakan di Instalasi PJT RSUP Prof.Dr.I.G.N.G Ngoerah Denpasar Bali menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan retrospektif dengan menggunakan kuisioner DSR-SCB Scale dan MARS-10. Jumlah sampel penelitian 86 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tingkat kepatuhan diet pasien gagal jantung yang mengalami rehospitalisasi berada pada kategori tidak patuh sebanyak 64 responden (74,4%) dan kategori patuh sebanyak 22 orang (25,6%). Tingkat kepatuhan minum obat pasien gagal jantung yang mengalami rehospitalisasi berada pada kategori tidak patuh sebanyak 50 orang (58,1%) dan kategori patuh sebanyak 36 orang (41,9%). Kesimpulan: Sebagian besar pasien yang mengalami rehospitalisasi tidak patuh dalam diet dan pengobatan. Ketidakpatuhan ini dapat berkaitan oleh karakteristik responden (usia, jenis kelamin, jenjang pendidikan), kurangnya pemahaman tentang penyakit dan dukungan keluarga yang tidak adekuat. Perlu adanya penyusunan discharge planning yang tepat dan edukasi yang adekuat kepada pasien dan keluarga untuk mengurangi kejadian rehospitalisasi.