Rifki Abrisam Yousuf
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pengembangan Bisnis Ekonomi Kreatif Kuliner Dengan Metode Soar (Studi Kasus Rumah Kopi Abdul) Rifki Abrisam Yousuf; Yuhana Astuti; Didin Kristinawati
Journal of Indonesia Business Research (JIBR) Vol. 3 No. 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jibr.v3i1.9573

Abstract

Fenomena perdagangan bebas juga krisis ekonomi global mewajibkan tiap negara, khususnya Indonesia harus bersaing pada pasar lokal maupun internasional. Permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan mendorong perekonomian yang memiliki daya saing tinggi, memanfaatkan sumber daya terbarukan, dan juga memiliki konsep berkesinambungan dengan basis kreatifitas yang tidak terbatas. Solusi yang dapat ditawarkan salah satunya ialah melalui ekonomi kreatif sub sektor kuliner. Objek penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kafe. Hal tersebut dikarenakan terjadinya takeover pada Rumah Kopi Abdul. Dengan membawa manajemen dan strategi yang baru, maka diperlukan alat analisis guna menganalisis manajemen strategi yang diterapkan oleh Rumah Kopi Abdul, yaitu menggunakan metode analisis SOAR. Tujuan penelitian ini ialah guna mengetahui strategi pengembangan yang tepat dilakukan oleh Rumah Kopi Abdul dalam pengembangan ekonomi kreatif di bidang kuliner berdasarkan analisis SOAR. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah menggunakan metode analisis kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, juga audiovisual dan peralatan digital. Data yang diperoleh akan dianalisis melalui analisis SOAR dengan memperhatikan aspek Strengths (S), Opportunities (O), Aspirations (A), dan Results (R). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Rumah Kopi Abdul masih dapat dikembangkan kembali. Pengembangan tersebut dapat merujuk pada inovasi strategi pengembangan baru yang ditemukan melalui analisis SOAR.