Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Effectiveness of Students' Time Management in Aligning Academic Tasks and Al-Qur'an Memorization at Ma'had Aly Al-Mubarak Ananda Siddik; Ahmad Khairuddin
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 1 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i1.688

Abstract

Abstrak Penelitian tentang manajemen waktu dalam pendidikan tinggi telah berkembang cukup luas, tetapi kajian yang secara spesifik menelaah efektivitas pengelolaan waktu mahasantri dalam konteks pendidikan berbasis pesantren, khususnya dalam menyelaraskan tuntutan akademik dan hafalan Al-Qur’an, masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas manajemen waktu mahasantri di Ma’had Aly Al-Mubarak dalam menyeimbangkan tugas akademik dan hafalan Al-Qur’an, sekaligus mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi yang melibatkan mahasantri, musyrif, dan pengelola Ma’had. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas manajemen waktu tampak pada kemampuan mahasantri dalam menetapkan prioritas, mengalokasikan waktu secara proporsional antara kegiatan akademik dan muroja’ah, serta menjaga kedisiplinan dalam pelaksanaan jadwal harian. Temuan ini juga menunjukkan adanya keterkaitan erat antara manajemen waktu dan pembelajaran yang diregulasi diri, terutama dalam aspek perencanaan, pengendalian diri, dan evaluasi belajar. Faktor pendukung utama meliputi lingkungan pesantren yang kondusif, pendampingan musyrif, dan motivasi intrinsik, sedangkan hambatan yang muncul mencakup kelelahan fisik, beban akademik, dan inkonsistensi dalam menjalankan jadwal. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan kajian manajemen waktu dan self-regulated learning dalam konteks pendidikan Islam, serta memberikan implikasi praktis bagi pengembangan pembinaan mahasantri yang lebih efektif. Kata Kunci: Manajemen Waktu; Self-Regulated Learning; Hafalan Al-Qur’an; Pendidikan Berbasis Pesantren; Disiplin. Abstract Research on time management in higher education has developed considerably; however, st udies specifically examining the effectiveness of time management among mahasantri in Islamic boarding school education, particularly in balancing academic demands and Qur’an memorization, remain limited. This study aims to analyze the effectiveness of time management among mahasantri at Ma’had Aly Al-Mubarak in balancing academic tasks and Qur’an memorization, while also identifying its supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving mahasantri, musyrif, and Ma’had administrators. The findings reveal that effective time management is reflected in the ability of mahasantri to set priorities, allocate time proportionally between academic activities and muroja’ah, and maintain discipline in implementing daily schedules. The study also indicates a close relationship between time management and self-regulated learning, particularly in the aspects of planning, self-control, and learning evaluation. The main supporting factors include a conducive pesantren environment, guidance from musyrif, and intrinsic motivation, while the primary obstacles include physical fatigue, academic workload, and inconsistency in following schedules. This study contributes to the enrichment of time management and self-regulated learning literature in the context of Islamic education and offers practical implications for developing more effective mahasantri guidance programs. Keywords: Time Management; Self-Regulated Learning; Qur’an Memorization; Islamic Boarding School Education; Discipline
The Role of the Muhammadiyah Student Associationin Forming Students' Morals At Mts Aisyiyah Binjai Dwi Andini; Ahmad Khairuddin
International Journal of Islamic Education, Research and Multiculturalism (IJIERM) Vol 8 No 2 (2026)
Publisher : The Islamic Education and Multiculturalism Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/ijierm.v8i2.708

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) berkontribusi terhadap pembentukan moral siswa di MTs Aisyiyah Binjai, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa IPM berfungsi sebagai ruang sosialisasi moral berbasis siswa melalui teladan, interaksi sesama siswa, dan kegiatan organisasi yang terstruktur, di mana siswa diberi otonomi dalam mengelola program dan terlibat dalam pembelajaran berbasis pengalaman. Kegiatan seperti MABITCA, Muhadharah, dan Gerakan Anti-Sampah (GAS) menyediakan konteks untuk internalisasi nilai-nilai keagamaan, sosial, dan lingkungan dalam praktik kehidupan sekolah sehari-hari. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pembentukan moral terjadi melalui pola kepemimpinan teladan dan interaksi sesama siswa yang mendukung pengembangan disiplin, etika komunikasi, dan kesadaran keagamaan pada siswa, meskipun proses ini dipengaruhi oleh beberapa hambatan, seperti keterbatasan waktu dan faktor eksternal seperti media sosial. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian organisasi siswa sebagai mekanisme pembentukan moral dalam pendidikan Islam, khususnya melalui pendekatan berbasis teman sebaya dan praktik langsung. Keywords: Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Organisasi Pelajar, Pembentukan Moral, Pendidikan Islam Abstract This study aims to examine how the Muhammadiyah Student Association (IPM) contributes to the formation of students' moral character (akhlak) at MTs Aisyiyah Binjai, as well as to identify the supporting and constraining factors influencing its implementation. This research employs a qualitative descriptive approach, with data collected through interviews, observations, and documentation. The findings suggest that IPM operates as a student-led moral socialization space through role modeling, peer interaction, and structured organizational activities, where students are given autonomy to manage programs and engage in experiential learning. Activities such as MABITCA, Muhadharah, and the Anti-Waste Movement (GAS) provide contexts for the internalization of religious, social, and environmental values in everyday school practices. The study further indicates that moral formation is shaped through exemplary leadership and peer-based interaction, which supports the development of discipline, communication ethics, and religious awareness among students, although this process is influenced by constraints such as limited time and external factors including social media. This study contributes to the literature by positioning student organizations as mechanisms of moral formation in Islamic education through peer-based and practice-oriented approaches. Keywords: Muhammadiyah Student Association (IPM), Student Organization, Moral Formation, Islamic Education