Djayus Djayus
Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Multi-Temporal Degradasi dan Fragmentasi Ekosistem Mangrove di Babulu Laut, Kalimantan Timur Tahun 2006–2026 Fransisko Sitanggang; Arum Sekar Kedhaton; Sutriani Sutriani; Djayus Djayus
Media Komunikasi Geografi Vol. 27 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/mkg.v27i1.114048

Abstract

Ekosistem mangrove memiliki peranan krusial dalam menjaga kestabilan kawasan pesisir, mendukung keberagaman spesies, serta melindungi pantai dari erosi. Namun, peningkatan aktivitas manusia seperti pengembangan budidaya perairan dan perubahan penggunaan lahan pesisir telah menyebabkan penurunan kualitas mangrove di berbagai daerah pesisir. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penurunan dan pemisahan ekosistem mangrove di Babulu Laut, Kalimantan Timur, dalam rentang waktu 2006 hingga 2026 dengan memanfaatkan teknik penginderaan jauh multitemporal. Citra satelit Landsat dianalisis menggunakan Indeks Vegetasi Diferensial Normal (NDVI) untuk memperkirakan kepadatan vegetasi mangrove dan Indeks Air Diferensial Normal yang Dimodifikasi (MNDWI) untuk menemukan badan air. Hasilnya menunjukkan bahwa luas mangrove menyusut dari sekitar 435,1 ha pada tahun 2006 menjadi 320,9 ha pada tahun 2026, dengan kehilangan sekitar 114,2 ha, atau 26,2% dari total area mangrove yang ada. Analisis MNDWI menunjukkan adanya peningkatan area badan air yang sejalan dengan berkurangnya hutan mangrove. Temuan ini menekankan pentingnya pengelolaan yang berkelanjutan terhadap hutan mangrove dan pemantauan yang terus menerus menggunakan penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis untuk mendorong perlindungan ekosistem pesisir.