This experimental study aims to examine the effectiveness of mindfulness-based counselling in reducing procrastination behaviour among 11th grade students at SMKIT Ibnu Katsir Jember. The research method employed is a quasi-experimental design with a pretest-posttest control group ultilizing 21 11th grade respondent selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaire with a likert 1-4 scale and analysed using an independent sample t-test. The result data of processing showed that mindfulness was effective in reducing academic procrastination behaviour with a sig value of 0.001 < 0.05, therefore the initial hypothesis is rejected and the alternative hypothesis is accepted. Based on the research result, mindfulness can be used as an alternative strategy to reduce academic procrastination behaviour because it can reduce procrastination and improve student performance Penelitian ekperimen ini bertujuan untuk melihat keefektifitas konseling berbasis mindfulness dalam mereduksi perilaku prokrastinasi pada siswa kelas 11 SMKIT Ibnu Katsir Jember, metode pada penelitian ini merupakan quasi-eksperimental dengan design control group pretest-posttest dengan menggunakan 21 responden kelas XI yang nanti akan dipilih menggunakan purposive sampling untuk memilih sampel. Data lalu dikumpulkan menggunakan alat instrument berupa kuesioner dengan skala likert 1-4 dan diuji dengan analisis uji independent sample t. Dari hasil yang diperoleh pada pengolahan data menunjukkan mindfulness efektif dalam mereduksi perilaku prokrastinasi akademik dengan nilai Sig 0,001 < 0,05, maka Hipotesis awal ditolak dan Hipotesis altenatif diterima. Bedasarkan hasil penelitian tersebut, mindfulness dapat digunakan sebagai strategi alternative untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik karna dapat mengurangi prokrastinasi dan meningkatkan prestasi siswa.