Arnoldus Jehopan
Universitas Flores

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

POTENSI MINYAK KEMIRI SEBAGAI SUMBER DAYA ALAM MASYARAKAT DESA RIA RIUNG BARAT Melkyanus Bili Umbu Kaleka; Yasinta Embu Ika; Hamsa Doa; Aloisius Harso; Arnoldus Jehopan
OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika Vol. 10 No. 1 (2026): OPTIKA: Jurnal Pendidikan Fisika
Publisher : Department of Physics Education, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/optika.v10i1.7599

Abstract

Desa Ria, Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada memiliki potensi sumber daya alam berupa tanaman kemiri (Aleurites moluccana) yang melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas pada penggunaan tradisional dan penjualan dalam bentuk bahan mentah dengan nilai ekonomi yang relatif rendah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah kemiri menjadi minyak kemiri melalui integrasi konsep fisika dan kimia sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif yang meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan dan demonstrasi, serta evaluasi. Sasaran kegiatan terdiri atas kelompok tani, ibu rumah tangga, dan pemuda desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat memperoleh peningkatan pemahaman mengenai konsep fisika dan kimia yang terlibat dalam proses pembuatan minyak kemiri, seperti perpindahan kalor, suhu, tekanan, massa jenis, proses ekstraksi, dan pengaruh pemanasan terhadap kualitas minyak. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan tahapan pembuatan minyak kemiri secara mandiri serta memahami potensi pengembangan usaha berbasis produk lokal. Tingginya partisipasi dan antusiasme masyarakat menjadi faktor pendukung keberhasilan kegiatan. Pelatihan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan keterampilan, literasi sains, dan pemanfaatan potensi lokal yang berkontribusi pada pengembangan usaha rumah tangga berbasis minyak kemiri. Dengan demikian, integrasi konsep fisika dan kimia dalam pelatihan pembuatan minyak kemiri dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang efektif dalam meningkatkan nilai tambah komoditas lokal dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.