Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Strategi Digital Marketing dan Manajemen Rantai Pasok dalam Meningkatkan Daya Saing Hasil Tangkapan Nelayan di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan: Penelitian Didik Purwiyanto; Adi Purwanto; Eka Pujo; Beni Agus Setiono
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi digital marketing dan manajemen rantai pasok dalam meningkatkan daya saing hasil tangkapan nelayan di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Permasalahan utama yang dihadapi nelayan meliputi keterbatasan akses pasar, ketergantungan pada tengkulak, rendahnya pemanfaatan teknologi digital, serta belum optimalnya sistem distribusi dan penanganan pascapanen yang menyebabkan rendahnya nilai jual hasil tangkapan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 50 nelayan yang dipilih secara purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan komparatif berdasarkan kondisi sebelum dan sesudah implementasi program pendampingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78% nelayan telah mampu memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran, sementara 82% responden mengalami peningkatan pengetahuan mengenai pengelolaan rantai pasok. Implementasi strategi digital marketing meningkatkan jangkauan pemasaran sebesar 65%, sedangkan efisiensi distribusi hasil tangkapan meningkat sebesar 41%. Selain itu, rata-rata pendapatan nelayan mengalami peningkatan sebesar 32%, dan harga jual ikan meningkat sekitar 24% dibandingkan sebelum program dilaksanakan. Tingkat kepuasan nelayan terhadap program mencapai 90%, menunjukkan bahwa penerapan teknologi digital dan pengelolaan rantai pasok yang lebih baik memberikan dampak positif terhadap keberlanjutan usaha perikanan skala kecil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi strategi digital marketing dengan manajemen rantai pasok mampu meningkatkan daya saing hasil tangkapan nelayan melalui perluasan akses pasar, peningkatan efisiensi distribusi, pengurangan ketergantungan pada perantara, serta peningkatan pendapatan masyarakat pesisir. Keberhasilan implementasi program memerlukan dukungan berkelanjutan berupa pelatihan, pendampingan, penguatan kelembagaan nelayan, dan penyediaan infrastruktur digital yang memadai.
Optimalisasi Proses Pengajuan Lembar Order Kerja Kontraktor untuk Mencapai Kualitas dalam Operasional Maintenance Mesin Kapal PT. SPIL I Dewa Ketut Ananta; Sudirman; Didik Purwiyanto
Hengkara Majaya Vol. 6 No. 2 (2025): September
Publisher : Politeknik Pelayaran Barombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61759/hmj.v6i2.105

Abstract

PT Salam Pacific Indonesia Lines (SPIL) is a leading container shipping company in Indonesia based in Surabaya. Established since 1970, SPIL has grown into the largest technology-based container shipping company in Indonesia, serving more than 40 ports throughout the archipelago. In its operations, SPIL relies on a fleet of ships with complex engines that require periodic and specific maintenance to maintain optimal performance and the sustainability of ship operations. Ship engine maintenance often involves replacing components or spare parts, where contractor work order sheet management is a crucial aspect. This study discusses the obstacles faced by SPIL in ship engine maintenance operations, such as uncertain delivery schedules, unclear work instructions, limited delivery route options, external factors such as weather, and ineffective communication processes. To overcome these obstacles, SPIL optimizes the submission of Contractor Work Order Sheets (LOKK) by utilizing modern technology, such as supporting applications (mySpil) or integrated information systems. In addition, improving human resources through staff training and coordination, as well as better document management and periodic evaluations are also carried out to support the optimization of ship engine maintenance operations.