Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Efektivitas Variasi Modalitas Pembelajaran Bruner dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Matematika Siswa Kelas X-1 SMA Kemala Bhayangkari Bandung Amila Nida Maharani; Tsabita Aisyah Putri; Tisya Nabawiya Meidina; Nurul Afifah; Novia Septiani; Meida Nur Utami; Rifqi Farisan Akbar
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.780

Abstract

Prestasi akademik matematika siswa sekolah menengah atas kerap terhambat oleh sifat abstrak rumus matematika yang sulit dipahami tanpa jembatan representasi dari konkret menuju abstrak. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh variasi modalitas pembelajaran representasi kognitif Bruner (enaktif, ikonik, simbolik) terhadap prestasi akademik matematika siswa, dibandingkan dengan pembelajaran konvensional berbasis ceramah. Penelitian menggunakan desain eksperimen murni Pretest-Posttest Control Group Design pada siswa kelas X-1 SMA Kemala Bhayangkari Bandung. Penempatan acak menghasilkan kelompok eksperimen (n = 7) yang menerima satu sesi intervensi Bruner berurutan selama 20 menit pada materi peluang, dan kelompok kontrol (n = 8) yang menerima pembelajaran konvensional. Prestasi akademik diukur menggunakan tes pilihan ganda 20 soal sebelum dan sesudah perlakuan. Kedua kelompok menunjukkan peningkatan skor yang serupa (gain score eksperimen M = 5,71, SD = 11,70; kontrol M = 5,50, SD = 4,21), namun uji independent samples Welch's t-test tidak menemukan perbedaan signifikan pada gain score antar kelompok, t(7,35) = 0,05, p = 0,965, dengan effect size yang dapat diabaikan (Cohen's d = 0,03). Nilai N-Gain kedua kelompok berada pada kategori rendah (< 0,30). Temuan ini mengindikasikan bahwa satu sesi singkat pembelajaran berbasis Bruner belum cukup untuk menghasilkan keunggulan yang terukur dibandingkan pembelajaran konvensional pada sampel kecil ini, sehingga diperlukan durasi intervensi yang lebih panjang dan sampel yang lebih besar pada penelitian selanjutnya.
Efektivitas Pembelajaran Digital Asinkronus Berbasis Video dalam Meningkatkan Pemahaman Materi Teori Kecerdasan pada Mahasiswa Psikologi Universitas Indonesia Membangun Nabilah Lumara Dwava; Risma Yunita; Sharen Raya Hardi Senjaya; Nurul Alya; Marcella Mega; Rifqi Farisan Akbar
Indo Green Journal Vol. 4 No. 3 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i3.802

Abstract

Pemahaman materi secara mendalam mengenai topik abstrak seperti Teori Kecerdasan merupakan tantangan utama dalam sistem pembelajaran digital di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menguji secara empiris efektivitas metode pembelajaran e-learning asinkronus berbasis video dalam meningkatkan pemahaman konseptual mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Indonesia Membangun (INABA). Dengan pendekatan kuantitatif dan desain One-Group Pretest-Posttest, penelitian melibatkan 11 mahasiswa aktif yang dipilih melalui purposive sampling. Seluruh partisipan mengerjakan pretest berupa 5 soal esai analitis berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS), diikuti intervensi video pembelajaran asinkronus berdurasi 40 menit tanpa interaksi langsung, kemudian mengerjakan posttest dengan soal identik. Penilaian dilakukan menggunakan rubrik analitis berbobot oleh dua penilai independen. Hasil menunjukkan skor rata-rata pretest sebesar 88,9 (SD = 7,92) dan skor rata-rata posttest sebesar 90,2 (SD = 4,51), atau kenaikan deskriptif sebesar 1,3 poin. Uji Shapiro-Wilk menunjukkan data pretest tidak berdistribusi normal (W = 0,844, p = 0,036), sedangkan data posttest berdistribusi normal (W = 0,953, p = 0,689). Hasil uji Paired Samples t-Test terhadap selisih skor menunjukkan t(10) = -0,457, p = 0,657, yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kondisi, dengan ukuran efek yang dapat diabaikan (Cohen's d = -0,138). Hasil ini mengindikasikan bahwa, pada sampel penelitian ini, satu kali intervensi video asinkronus berdurasi 40 menit belum cukup untuk menghasilkan peningkatan pemahaman konseptual Teori Kecerdasan yang signifikan secara statistik.