Gandes Rahmi Mahayun Sari
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN MEDIA DIORAMA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA PEMBELAJARAN IPAS Gandes Rahmi Mahayun Sari; Sofyan Iskandar; Tiara Yogiarni
ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/academia.v6i3.11992

Abstract

This study was motivated by the low social skills of students, as indicated by their reluctance to accept randomly assigned groups, limited participation in group discussions, and lack of confidence in expressing their opinions. One effort to address this issue was the implementation of the group investigation learning model assisted by diorama media. Unlike previous studies that generally applied the group investigation model without concrete three-dimensional media, this study integrates diorama media as a means of encouraging direct physical interaction among students in IPAS learning. The purpose of this study was to improve students' social skills and learning outcomes in IPAS learning. The research employed Classroom Action Research (CAR) using the Kemmis and McTaggart model, which consists of four stages: planning, action, observation, and reflection. The study was conducted in two cycles involving 20 fourth-grade students of SDN 3 Nagrikaler, Purwakarta Regency. Data were collected through observation and tests. The results showed that students' social skills improved consistently from 67% in the pre-cycle, to 75% in cycle I, and reached 85% in cycle II. In line with that, students' learning completeness also increased from 55% in the pre-cycle, to 70% in cycle I, and reached 85% in cycle II. Based on these findings, the implementation of the group investigation learning model assisted by diorama media was proven effective in improving students' social skills and learning outcomes in IPAS learning. ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan sosial siswa yang terlihat dari adanya siswa yang menolak pembentukan kelompok secara acak, kurang aktif dalam kegiatan diskusi, serta belum berani mengemukakan pendapat. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui penerapan model pembelajaran group investigation berbantuan media diorama. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang umumnya menggunakan model group investigation tanpa media konkret tiga dimensi, penelitian ini mengintegrasikan media diorama sebagai sarana yang mendorong interaksi fisik antarsiswa secara langsung dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek penelitian sebanyak 20 siswa kelas IV SDN 3 Nagrikaler, Kabupaten Purwakarta. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan sosial siswa mengalami peningkatan secara konsisten dari 67% pada prasiklus, menjadi 75% pada siklus I, dan mencapai 85% pada siklus II. Sejalan dengan itu, ketuntasan hasil belajar siswa juga meningkat dari 55% pada prasiklus, menjadi 70% pada siklus I, dan mencapai 85% pada siklus II. Berdasarkan hasil tersebut, penerapan model group investigation berbantuan media diorama terbukti dapat meningkatkan keterampilan sosial dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPAS.