Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dan Dukungan Sosial Keluarga Terhadap Kepercayaan Diri Siswa SMA Negeri Banjarmasin Mariya Ulpah; Ani Wardah; Sri Ayatina Hayati
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 3 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i3.234

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang berperan penting dalam mendukung perkembangan akademik dan sosial siswa. Rendahnya kepercayaan diri dapat menghambat kemampuan siswa dalam berinteraksi, mengemukakan pendapat, dan menghadapi berbagai tuntutan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dan dukungan sosial keluarga terhadap kepercayaan diri siswa SMA Negeri 11 Banjarmasin, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 154 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 251 siswa. Data dikumpulkan menggunakan skala dukungan sosial teman sebaya, skala dukungan sosial keluarga, dan skala kepercayaan diri yang telah memenuhi persyaratan validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan korelasi Spearman Rank, korelasi Pearson Product Moment, dan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya berhubungan positif dan signifikan dengan kepercayaan diri siswa (r = .418, p < .001), demikian pula dukungan sosial keluarga (r = .464, p < .001). Secara simultan, kedua variabel tersebut berhubungan signifikan dengan kepercayaan diri siswa (R = .479; R² = .230; F(2,151) = 22.499; p < .001), dengan kontribusi sebesar 23% terhadap variasi kepercayaan diri siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial dari teman sebaya dan keluarga merupakan faktor penting dalam pengembangan kepercayaan diri siswa. Oleh karena itu, layanan bimbingan dan konseling di sekolah perlu mengembangkan program yang melibatkan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan teman sebaya untuk memperkuat dukungan sosial dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa.