Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN VIDEO EDUKASI KEBUTUHAN MASA PERIMENOPAUSE DAN PEMBERIAN SUSU KEDELAI TERHADAP PENURUNAN GEJALA HOT FLUSH PADA WANITA PERIMENOPAUSE Alfiah; Hidayani; Magdalena Tri Putri
JURNAL KESEHATAN MERCUSUAR Vol 9 No 1 (2026): Jurnal Kesehatan Mercusuar
Publisher : Universitas Mercubaktijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36984/t2h2b920

Abstract

Hot flush merupakan gejala umum pada wanita perimenopause yang dialami hingga 80% wanita di dunia akibat penurunan hormon estrogen dan progesteron. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan osteoporosis jika tidak ditangani. Penanganan dapat dilakukan melalui edukasi kesehatan serta intervensi non-farmakologis, seperti konsumsi susu kedelai dan video edukasi terkait kebutuhan masa perimenopause. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh video edukasi dan konsumsi susu kedelai terhadap penurunan gejala hot flush pada wanita perimenopause. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada dua wanita usia 40–45 tahun di TPMB Bidan Hj. E Kabupaten Bogor yang mengalami hot flush, dengan intervensi selama 14 hari dan observasi menggunakan skor gejala. Hasil menunjukkan penurunan skor pada kedua partisipan, yaitu dari 12 menjadi 3 pada Partisipan I dan dari 15 menjadi 8 pada Partisipan II. Perbandingan menunjukkan bahwa konsumsi susu kedelai lebih efektif dalam menurunkan gejala dibandingkan video edukasi. Kesimpulannya, intervensi dapat menurunkan gejala hot flush, dengan susu kedelai lebih efektif dibandingkan video edukasi. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesiapan wanita dalam menghadapi masa menopause.
PENGARUH TEKHNIK NAFAS DAN BIRTHING BALL TERHADAP NYERI KONTRAKSI PERSALINAN PADA IBU BERSALIN DI RSUD PASAR MINGGU JAKARTA SELATAN TAHUN 2025 Juni Arofah; Fenni Valianda Amelia Ramadhan; Hidayani
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 12: Mei 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i12.10203

Abstract

Latar Belakang: Rasa nyeri selama persalinan disebabkan oleh Kala I persalinan yang kontraksinya meneybabkan dilatasi dan penipisan serviks serta iskemia rahim akibat kontraksi arteri myometrium. Kontraksi ini menyebabkan adanya pembukaan serviks untuk memulai terjadinya persalinan. Pengawasan proses persalinan terutama pada saat Kala I sangat penting dilakukan untuk menentukan proses persalinan bisa berjalan dengan normal atau tidak. Nyeri pada persalinan terjadi pada semua ibu bersalin. Nyeri pada proses ini perlu mendapatkan penangananan yang baik dan tidak menimbulkan trauma dan komplikasi sehingga mengganggu peesalinan. Tujuan: Unutuk mengetahui efektifitas pemberian tekhnik nafas dan birthing ball terhadap nyeri kontraksi persalinan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian yang memahami fenomena-fenomena manusia atau sosial dengan menciptakan gambaran yang menyeluruh dan kompleks yang dapat disajikan dengan kata-kata, melaporkan pandangan terperinci yang di peroleh dari sumber informan, serta dilakukan dalam latar setting yang alamiah. Hal ini peneliti mengambil penelitian mengenai Pengaruh Tekhnik Bernafas dan Birthing Ball Terhadap Nyeri Kontraksi Persalinan pada ibu bersalin di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan Tahun 2025. Kesimpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa tekhnik pernafasan dan penggunaan birthing ball efektif dalam mengurangi nyeri kontraksi persalinan. Serta dari perbandingan kedua intervensi ini tidak ada perbedaan dalam mengurangi nyeri kontraksi persalinan.