Rendahnya self-confidence pada siswa kelas VII SMP terlihat dari sikap pasif dalam pembelajaran, keraguan menyampaikan pendapat, rasa takut melakukan kesalahan, serta kurangnya keberanian berinteraksi di lingkungan sekolah. Selama ini, penelitian mengenai layanan bimbingan kelompok lebih banyak berfokus pada hasil akhir, sedangkan pengalaman siswa dan dinamika interaksi selama layanan berlangsung masih belum banyak dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Self-Confidence Siswa Kelas VII SMP Plus Al-Amin.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Partisipan penelitian terdiri atas enam siswa kelas VII yang memiliki self confidence rendah, guru BK, dan wali kelas yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan pengamatan berulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan self-confidence siswa berlangsung secara bertahap melalui pengalaman sosial dan emosional dalam dinamika kelompok. Pada awal layanan, siswa menunjukkan rasa malu, takut dinilai negatif, dan kurang percaya terhadap kemampuan dirinya. Namun, melalui kegiatan berbagi pengalaman, diskusi, permainan kelompok, serta dukungan dari teman sebaya dan guru BK, siswa mulai merasa lebih diterima, dihargai, dan berani mengekspresikan diri. Dalam perspektif behavioristik B. F. Skinner, interaksi kelompok dan dukungan sosial menjadi stimulus yang memunculkan keberanian siswa, sedangkan reinforcement dalam bentuk pujian, apresiasi, dan respons positif dimaknai sebagai bentuk penerimaan sosial yang membantu siswa membangun keyakinan terhadap dirinya. Penelitian ini menunjukkan bahwa perkembangan self-confidence tidak terbentuk secara instan, tetapi berkembang melalui keterlibatan aktif dan pengalaman subjektif siswa selama proses layanan berlangsung.