Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bimbingan Peer Supervisor Lintas Angkatan Terhadap Kemandirian Belajar Mahasiswa Tata Boga: Self-Efficacy Sebagai Mediator Simanjuntak, Maria; Rahayu, Enita; Yasir, Andi
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 3 (2026): August
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jar.v5i3.6017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran mediasi self-efficacy dalam hubungan antara bimbingan peer supervisor lintas angkatan dengan kemandirian belajar mahasiswa Tata Boga. Sistem peer supervision yang dikaji merupakan bagian dari mata kuliah Teknik Supervisi, di mana mahasiswa semester 4 berperan sebagai peer supervisor bagi mahasiswa semester 2 yang sedang menjalani praktikum operasional di tiga stasiun kerja: Kitchen, Pastry, dan Restoran. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional melibatkan 122 responden yang terdiri dari mahasiswa semester 2 aktif dan mahasiswa semester 4 (data retrospektif saat mereka semester 2), dengan pembersihan data berbasis kualitas respons. Instrumen berupa kuesioner skala Likert empat poin dengan 27 item (9 item per variabel). Analisis menggunakan PLS-SEM dengan bootstrapping 5.000 resampling. Hasil menunjukkan bimbingan peer supervisor berpengaruh positif dan signifikan terhadap self-efficacy (β=0,376; t=5,313; p<0,001); self-efficacy berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemandirian belajar (β=0,739; t=13,398; p<0,001), sedangkan pengaruh langsung bimbingan peer supervisor terhadap kemandirian belajar tidak signifikan (β=0,024; t=0,334; p=0,739; p>0,05). Efek mediasi terbukti signifikan (β=0,278; t=4,642; p<0,001) dengan pola full mediation. Model menjelaskan 56% variasi kemandirian belajar (R²=0,560). Temuan ini memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan sistem peer supervision di pendidikan vokasi, khususnya dalam merancang program pembekalan peer supervisor yang tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga pada penguatan fungsi mentoring dan psikososial untuk meningkatkan self-efficacy mahasiswa.