Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan pembelajaran STEM-PjBL efektif terhadap literasi sains pada pokok bahasan termodinamika di kelas XI MA Mu’allimin NWDI Pancor. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di MA Mu’allimin NWDI Pancor yang berjumlah 81 siswa. Sedangkan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Kelas yang menjadi sampel adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan Pendekatan Pembelajaran STEM-PjBL dan kelas XI IPA 1 sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (PBL). Instrumen penelitian ini berupa tes berbentuk uraian yang mengacu pada aspek kompetensi framework PISA 2025 dan telah dinyatakan valid serta reliabel. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data pretest dan posttest kedua kelas terdistribusi normal dan homogen, dengan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,5 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,185. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t dua sampel independen pada taraf signifikansi 5% diperoleh (5,271 2,007), sehingga ditolak dan diterima. Artinya pendekatan pembelajaran STEM-PjBL efektif terhadap literasi sains siswa pada materi termodinamika di kelas XI MA Mu'allimin NWDI PancorPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pendekatan pembelajaran STEM-PjBL efektif terhadap literasi sains pada pokok bahasan termodinamika di kelas XI MA Mu’allimin NWDI Pancor. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPA di MA Mu’allimin NWDI Pancor yang berjumlah 81 siswa. Sedangkan teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah cluster random sampling. Kelas yang menjadi sampel adalah kelas XI IPA 3 sebagai kelas eksperimen dengan Pendekatan Pembelajaran STEM-PjBL dan kelas XI IPA 1 sebagai kelompok kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional (PBL). Instrumen penelitian ini berupa tes berbentuk uraian yang mengacu pada aspek kompetensi framework PISA 2025 dan telah dinyatakan valid serta reliabel. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Hasil analisis data menunjukkan bahwa data pretest dan posttest kedua kelas terdistribusi normal dan homogen, dengan rata-rata posttest kelas eksperimen sebesar 82,5 lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 70,185. Hasil uji hipotesis menggunakan uji-t dua sampel independen pada taraf signifikansi 5% diperoleh (5,271 2,007), sehingga ditolak dan diterima. Artinya pendekatan pembelajaran STEM-PjBL efektif terhadap literasi sains siswa pada materi termodinamika di kelas XI MA Mu'allimin NWDI Pancor