Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Penetapan Harga Dan Produksi Pada Usaha Dagang Pulungan Kelapa Berdasarkan Perspektif Ekonomi Mikro Silvia Hasibuan; Monika Flora Manik; Rini Khairani Harahap; Amelia
Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Ecopreneur : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : Institute of Research and Community Service at Islamic University of Bunga Bangsa Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47453/ecopreneur.v7i1.4343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penetapan harga dan produksi pada UD Pulungan Kelapa berdasarkan perspektif ekonomi mikro. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan pemilik usaha sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penetapan harga pada UD Pulungan Kelapa dilakukan dengan mempertimbangkan biaya bahan baku, biaya transportasi, biaya operasional, serta kondisi pasar. Harga kelapa ditentukan berdasarkan ukuran dan berat produk, dengan harga kelapa kiloan sekitar Rp4.500 per kilogram dan kelapa bulat berkisar antara Rp5.000 hingga Rp12.000 per butir. Jumlah produksi dan penjualan dipengaruhi oleh tingkat permintaan konsumen, terutama pada hari-hari besar keagamaan dan kebutuhan pelanggan tetap seperti rumah makan serta produsen makanan. Strategi penetapan harga yang diterapkan cenderung menggunakan pendekatan cost-based pricing, yaitu penetapan harga berdasarkan biaya yang dikeluarkan ditambah keuntungan yang diharapkan. Selain itu, kualitas produk, pelayanan yang baik, serta hubungan jangka panjang dengan pelanggan menjadi faktor penting dalam mempertahankan keberlangsungan usaha. Dari perspektif ekonomi mikro, keputusan produksi dan penetapan harga yang dilakukan UD Pulungan Kelapa telah mencerminkan penerapan teori permintaan dan penawaran serta perilaku produsen dalam upaya memaksimalkan keuntungan. Faktor modal dan biaya bahan baku merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap keberlangsungan dan perkembangan usaha.
The Impact of Population Size and Human Development Index on Open Unemployment Rates in North Sumatra (2018–2025) Amelia; Rini Khairani Harahap; Stevani Nababan
International Journal For Advanced Research Vol. 2 No. 6: April 2026
Publisher : Outline Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61730/jssgnw03

Abstract

This research aims to evaluate the impact of Population Size and the Human Development Index (HDI) on the Open Unemployment Rate in North Sumatra Province from 2018 to 2025. Employing a quantitative methodology, this study utilizes secondary data sourced from the Central Bureau of Statistics (BPS). The analytical framework is constructed using Multiple Linear Regression, processed via SPSS software, and validated through classical assumption tests, t-tests, F-tests, and the coefficient of determination (R2).The findings reveal that, partially, Population Size exerts a negative but statistically insignificant influence on the Open Unemployment Rate, suggesting that demographic growth does not necessarily trigger unemployment if labor absorption remains stable. In contrast, the Human Development Index (HDI) demonstrates a significant positive correlation with unemployment levels, indicating that higher human capital quality may temporarily increase the unemployment rate due to more selective job-seeking behaviors among educated individuals. Simultaneously, both variables significantly influence the Open Unemployment Rate, with a high coefficient of determination confirming their collective ability to explain the majority of fluctuations in the regional labor market. These results underscore that enhancing human resource quality profoundly shapes labor market dynamics, particularly in the short run. Consequently, integrated policies that synchronize human development with industrial expansion are essential for a sustainable reduction in unemployment.