Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Dampak Sosial dan Ekonomi Masyarakat Akibat Pembangunan Jalur Rel Kereta Api Kecamatan Barru Kabupaten Barru Nurdin, Tawir; Siradjuddin, Irsyadi; Usman, Khairul Sani; Handayani, Risma
Teknosains Vol 20 No 1 (2026): Januari-April
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/teknosains.v20i1.64135

Abstract

Pembangunan sarana transportasi merupakan indikator perubahan dan kemajuan suatu negara. Dalam hal ini, pemerintah memegang peranan strategis melalui kebijakan yang mendorong kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sosial dan ekonomi pembangunan jalur rel kereta api di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru. Pembangunan rel kereta api sebagai proyek strategis nasional perlu dikaji untuk mendukung pembangunan wilayah yang berkelanjutan dan berkeadilan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi masyarakat terhadap dampak sosial dan ekonomi pembangunan rel kereta api. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak sosial berada pada kategori sedang hingga tinggi dengan nilai rata-rata 69,5% (aspek sosial), yang mencakup adaptasi sosial sebesar 78,2%, perubahan struktur sosial 48,1% (kategori sedang-rendah), serta persepsi rasa aman dan kenyamanan 78,4% dan konflik sosial 73,4%. Sementara itu, dampak ekonomi berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 79%, yang meliputi peluang ekonomi baru 76%, perubahan harga tanah 75,6%, penambahan pekerjaan 81,6%, serta perubahan pendapatan masyarakat 81,7%. Secara keseluruhan, pembangunan rel kereta api di Kecamatan Barru memberikan dampak yang lebih dominan pada aspek ekonomi dibandingkan sosial, dengan kecenderungan positif terhadap peningkatan aktivitas ekonomi, peluang kerja, dan nilai lahan, meskipun tetap terdapat dinamika perubahan sosial yang perlu dikelola secara berkelanjutan.