Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Sistem Distribusi Air Bersih Di Desa Komba, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara Zulkifli Armansyah; Indrajaya Indrajaya; Muarif Muarif
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi eksisting sistem distribusi air bersih serta merumuskan strategi pengelolaannya di Desa Komba, Kecamatan Rongkong, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan metode SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengelolaan sistem distribusi air bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara internal Desa Komba memiliki beberapa kekuatan, antara lain ketersediaan sumber air alami dari mata air Salu Buta dan Donga Langi dengan debit air yang relatif stabil, sistem distribusi yang memanfaatkan gravitasi sehingga tidak memerlukan energi listrik, serta partisipasi masyarakat yang tinggi dalam pembangunan dan pemeliharaan jaringan distribusi. Secara eksternal, terdapat peluang berupa dukungan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat dalam pengembangan infrastruktur air bersih. Berdasarkan hasil analisis SWOT, pengembangan sistem distribusi air bersih di Desa Komba memerlukan strategi yang berfokus pada optimalisasi sumber daya air yang tersedia serta peningkatan infrastruktur distribusi agar pelayanan air bersih dapat lebih merata bagi masyarakat. This study aims to analyze the existing condition of the clean water distribution system and to formulate management strategies in Komba Village, Rongkong District, North Luwu Regency. This research employed a qualitative approach with data collection techniques including field observations, interviews, and documentation. Data analysis was conducted using the SWOT method (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) to identify internal and external factors influencing the management of the clean water distribution system. The results indicate that internally Komba Village has several strengths, including the availability of natural water sources from the Salu Buta and Donga Langi springs with relatively stable water discharge, a gravity-based distribution system that does not require electrical energy, and strong community participation in the construction and maintenance of the distribution network. Externally, there are opportunities in the form of support from both local and central governments in the development of clean water infrastructure. Based on the SWOT analysis results, the development of the clean water distribution system in Komba Village requires strategies that focus on optimizing available water resources and improving distribution infrastructure in order to provide more equitable clean water services for the community.
Analisis Kapasitas Saluran Drainase Dan Limpasan Permukaan Pada Saluran Sekunder Jalan Belimbing Kecamatan Wara Kota Palopo Rahmat Kausar; Indrajaya Indrajaya; Muarif Muarif
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 26 No. 1 (2026): Ecosystem Vol. 26 No 1, Januari - April Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v26i1.8695

Abstract

Drainase merupakan salah satu infrastruktur penting dalam mengendalikan limpasan air hujan pada kawasan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas saluran drainase eksisting dan limpasan permukaan pada saluran sekunder di Jalan Belimbing Kecamatan Wara Kota Palopo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan analisis hidrologi dan hidraulika. Analisis curah hujan dilakukan menggunakan distribusi Gumbel dan Log Pearson Tipe III untuk memperoleh curah hujan rencana, sedangkan debit banjir rencana dihitung menggunakan metode rasional. Selanjutnya kapasitas saluran eksisting dihitung dan dibandingkan dengan debit banjir rencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit banjir rencana pada periode ulang 2 tahun sebesar 0,29 m³/det, periode ulang 5 tahun sebesar 0,46 m³/det, dan periode ulang 10 tahun sebesar 0,57 m³/det. Sementara itu kapasitas saluran eksisting hanya berkisar antara 0,22–0,24 m³/det. Hal ini menunjukkan bahwa kapasitas saluran drainase eksisting tidak mampu menampung debit banjir rencana sehingga diperlukan perencanaan ulang saluran drainase agar dapat menampung limpasan air hujan secara optimal. Drainage is an important infrastructure in controlling rainwater runoff in urban areas. This study aims to analyze the capacity of the existing drainage channel and surface runoff in the secondary drainage channel on Belimbing Street, Wara District, Palopo City. The research method used was a quantitative approach through hydrological and hydraulic analysis. Rainfall analysis was carried out using the Gumbel and Log Pearson Type III distributions to determine the design rainfall, while the design flood discharge was calculated using the Rational method. Furthermore, the capacity of the existing channel was calculated and compared with the design flood discharge. The results showed that the design flood discharge for the 2-year return period was 0.29 m³/s, for the 5-year return period was 0.46 m³/s, and for the 10-year return period was 0.57 m³/s. Meanwhile, the capacity of the existing drainage channel ranged only from 0.22 to 0.24 m³/s. These results indicate that the existing drainage channel capacity is insufficient to accommodate the design flood discharge; therefore, a redesign of the drainage channel is required to optimally convey rainwater runoff.