Apriansyah
Prodi D-IV Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Mandala Waluya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Stakeholder dalam Manajemen Bencana Pesisir dan Pertambangan: Literature Review Apriansyah; Putri Munako; Nur Awalia Az'zahra; Armayani; Mimi Yati; Noviati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v6i1.1484

Abstract

Manajemen bencana pesisir dan pertambangan merupakan isu strategis yang memerlukan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan (stakeholder), mengingat tingginya tingkat kerentanan wilayah pesisir terhadap bencana alam maupun bencana yang dipicu oleh aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mensintesis peran pemerintah, industri, dan masyarakat dalam manajemen bencana pesisir dan pertambangan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Metode penelitian disusun berdasarkan prinsip PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses) dengan proses seleksi literatur yang meliputi tahap identifikasi, penyaringan, kelayakan, dan inklusi. Pencarian literatur dilakukan pada basis data ilmiah yang kredibel dan menghasilkan 12 artikel yang relevan untuk dianalisis lebih lanjut. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemerintah berperan sebagai aktor utama dalam perumusan kebijakan, koordinasi kelembagaan, dan pengawasan, industri memiliki peran ganda sebagai sumber risiko sekaligus mitra potensial dalam mitigasi bencana melalui tanggung jawab sosial dan kolaborasi lintas sektor, sementara masyarakat berperan penting dalam kesiapsiagaan, respons awal, dan adaptasi berbasis lokal. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas manajemen bencana pesisir dan pertambangan sangat bergantung pada sinergi dan kolaborasi antar stakeholder dalam suatu kerangka tata kelola yang integratif dan berkelanjutan.